JATENG.NASDEM.ID – Untuk menjalankan roda partai, diperlukan kerja sama semua lini. Termasuk dukungan dari pengurus DPD kepada pengurus di tingkat bawahnya. Tanpa adanya dukungan tersebut, pengurus di tingkat bawah akan cenderung vakum.
Hal itu disampaikan Ketua DPC Kecamatan Mojotengah Warseno mengatakan saat berbincang dengan Jateng.nasDem.id di Kantor DPD Partai NasDem Wonosobo, Jum’at ( 27/8). Menurutnya, kehadiran pengurus DPD bisa menjadi support tersendiri bagi pengurus ditingkat bawahnya.
“Support ini menjadi hal yang mutlak untuk menggerakkan roda partai. Misalnya, pengurus di tingkat bawah akan merasa lebih diperhatikan dan bisa lebih bersemangat saat dikunjungi oleh pengurus DPD. Bahkan, anggota dewan kita harapkan juga bisa menyambangi warga maupun pengurus di tingkat bawah. Ini yang kita rasakan masih kurang,” ujar Kak Warseno menekankan.
Kondisi tersebut juga berimbas pada pembentukan pengurus DPRt. Menurutnya, salah satu kesulitan untuk membentuk pengurus DPRt adalah sulitnya mendapatkan orang-orang yang tepat untuk ditunjuk menjadi pengurus. Karena tidak mungkin penunjukkan itu dilakukan secara asal-asalan. Kak Warseno mengakui hingga saat ini belum semua desa terbentuk kepengurusannya.
“Padahal, jika semua level kepengurusan sudah terbentuk lengkap, akan menambah kekokohan Partai NasDem dalam menjalankan fungsinya. Tinggal setelah semuanya terbentuk, bagaimana partai ini akan dijalankan. Salah satunya dengan menggandeng tokoh lokal yang memiliki pengaruh. Karena dengan ketokohannya tersebut, diharapkan akan menarik banyak orang bergabung di partai ini,” ujar Kak Warseno.
Sebagai Ketua DPC, dirinya menunggu komando dari DPD untuk membentuk pengurus DPRt yang lengkap. Meski begitu, saat ini pendekatan dengan beberapa tokoh lokal terus dilakukan. Terlebih saat ini Kecamatan Mojotengah memiliki 17 desa yang membutuhkan perhatian.
Keterlibatan Kak Warseno di Partai NasDem dimulai menjelang pemilu 2019 lalu, dimana sebelumnya menjabat Kepala Desa (Kades) Pungangan dan setelah itu menjadi Ketua BPD di desanya. Dalam kontestasi tahun 2019 lalu, perolehan suaranya belum bisa mengantarkannya duduk sebagai anggota DPRD Wonosobo. Penggemar burung merpati ini mengatakan, dalam pemilu 2024 mendatang, dirinya masih melihat situasi apakah akan maju lagi sebagai caleg ataukah tidak. (NJ25)

