18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Rakorwil NasDem Jateng 21–22 Agustus, Ditunda Lagi ke September 2021

JATENG.MEDIA.ID –  Pengurus Pusat NasDem menunda pelaksanaan rapat kerja wilayah (rakorwil) NasDem Jawa Tengah yang sedianya akan digelar pada 21–22 Agustus 2021, hingga September atau kasus Covid-19 benar-benar sudah mereda.  Sebelumnya, hajatan ini sudah teragendakan 11–12 Juli 2021, tetapi karena Jawa Tengah masuk dalam zona merah Covid-19 maka kegiatan itu ditunda.

 ‘’Saat ini  juga kondisi Jawa Tengah masih belum memungkinkan, apalagi pemerintah justru memberlakukan kebijakan PPKM level empat. Karena itu, lagi-lagi, rakorwil yang secara teknis dan administrasi sudah siap dilaksanakan, kembali kami tunda,’’ ujar Ketua DPP NasDem Pemenangan Jawa III (Jateng dan DIY) Sugeng Suparwoto, Senin (2/8) malam kemarin  rapat koordinasi secara virtual.

Dalam rapat virtual yang digelar seusai tahlil untuk mendoakan alamarhum Ketua DPD NasDem Banyumas Irwan Budi Santoso itu  (Lurah Djoni) itu, hadir Kakak Amelia Anggraini, Ibu Lestari Moerdijat, Kak Harry Poernomo, Kakak Jakfar Sidiq, Kak Dedy Ramanta, Kak Sri Wulan, Kak Dhonny Iswandi, dan Edi Hidayat. Sugeng Suparwoto menegaskan tidak ada alasan lain atas penundaan rakorwil ini kecuali karena pandemi Covid.

Menurut Sugeng yang juga Ketua Komisi VII DPR RI itu, karena faktor penundaannya adalah pandemi maka ia belum bisa memastikan kapan Rakorwil itu akan kembali diagendakan.

‘’Saya tadi berdiskusi dengan Kakak Re (Lestari Moerdijat), sebagai ancang-ancang dapat disampaikan bahwa rakorwil akan digelar pada September 2021 namun belum bisa disebutkan tanggal pastinya. Ini semua tergantung dari kondisi Jawa Tengah terkait dengan Covid-19,’’ ujarnya.

Bahkan, lanjut Sugeng Suparwoto ketika dirinya berbincang dengan  Kakak Sri Sajekti Sudjunadi (Ketua DPP NasDem Bidang Ideologi, Organisasi dan Kaderisasi) mendapatkan masukan bahwa pelaksanaan rakorwil menunggu sampai kasus penularan Covid-19 di Jateng benar-benar mereda.

Menurut Sugeng, masukan dari Kak Lestari Moderijat yang defacto adalah anggota Majelis Tinggi Partai sekaligus Wakil Ketua MPR RI dan Kakak Jes (Sri Sajekti Sudjunadi) itu merupakan ungkapan belararasa atau empati NasDem kepada warga Jateng yang sedang bejibaku melawan Covid-19.

Kalau ditanya apakah saat ini kita sudah siap atau belum melaksanakan konsolidasi itu, lanjut Sugeng Suparwoto yang sebelum terjun ke panggung politik pernah menekuni dunia jurnalistik itu, maka jawabannya adalah seribu persen sudah siap. ‘’Baik akomodasi, transportasi, penginapan, pelaksanaan acara dan tetek-bengek lainnya sudah sumadyo. Protokol kesehatan juga sudah dikoorinasikan dengan pihak hotel dan dinkes setempat. Jadi kalau main jumawa-jumawaan kita sudah siap,’’ katanya.

Namun menurut dia, NasDem yang sejak kelahirannya ditujukan untuk membangun tatatanan peradaban yang baru, maka dengan kesadaran sepenuh-penuhnya memilih untuk menunda pelaksaan rakorwil ini sebagai bentuk penghormatan kepada kemanusiaan dan sekaligus empati kepada warga Jateng dalam kondisi seperti sekarang ini.

‘’Karena itu, hari-hari ini perbincangan kami bukan lagi soal internal NasDem, tetapi bagaimana NasDem bisa ikut membantu masyarakat dan pemerintah dalam menanggulangi pagebluk ini, baik yang terkait langsung dengan warga yang terpapar maupun dampak ekonomi, politik dan budaya yang menimpa lebih banyak warga,’’ katanya.

Saat ini, lanjut Sugeng Suparwoto, sedang memfokuskan diri pada kegiatan karitatif bagi warga yang sedang menjalani masa isolasi mandiri (isoman)  dan pemberian vaksin kepada rakyat. ‘’Saya, istri saya (Kak Amelia Anggraini), Kak Re dan yang lain, selalu berkoordinasi dengan Kak Maharso (Ketua DPW NasDem Jateng) tentang upaya-upaya menanggulangi dampak dari Covid ini. Semua itu digerakkan oleh rasa kemanusiaan,’’ ujarnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top