JATENG.NASDEM.ID – Ketua Bappilu NasDem Jateng Sunu Fajar Wiwid mengatakan masa pandemi Covid-19 seperti saat ini menjadi masa-masa sulit bagi seluruh pengurus partai. Terutama karena konsolidasi di tingkat DPD yang menjadi terhambat.
Namun, lewat rapat daring yang digelar pada Senin (28/6) kemarin, Sunu menjelaskan bahwa DPD akan tetap merapatkan barisan agar target e-KTA yang ditetapkan oleh DPP dapat tercapai.
Saat ini, menurut Sunu, Bappilu tengah fokus terhadap tiga hal. “Target Bappilu sampai Agustus yaitu mempercepat laju e- KTA, mengkonsolidasikan caleg yang akan kita verifikasi (konsolidasi tokoh), dan konsolidasi di tingkat bapilu kota/kabupaten (konsolidasi internal),” kata Sunu usai rapat, kemarin.
Kepada para ketua DPD, Sunu menjelaskan bahwa target perolehan e-KTA yang ditetapkan oleh DPP Partai NasDem bisa dimaksimalkan dalam waktu 6 bulan ke depan. “Meskipun DPD Konsolidasinya terhambat, namun saya hitung sekarang sudah 180 ribu dari target 470 ribu. Instruksi DPP diberi waktu 6 bulan lagi, paling tidak sehari 1.500 per hari,” Sunu menekankan.
Berdasar data yang ia amati, hingga Senin kemarin, perolehan e-KTA per harinya belum mencapai angka tersebut, melainkan masih di angka 800-an e-KTA per hari.
Sunu yakin perolehan e-KTA ini dapat dimaksimalkan dan melampaui terget jika kondisi pandemi Covid-19 mereda. “Hingga hari ini rata-rata masih 800-an. Kalau pandemi mereda target untuk Jateng bisa terlampaui di akhir tahun. Kalau kondisi seperti ini mungkin bisa 400 ribu, sekitar 85 persen,” ujar Sunu
Ia juga menekankan agar anggota dewan kabupaten/kota yang ditargetkan 500 e-KTA, dan anggota dewan provinsi dengan 1.500 e-KTA agar lebih banyak lagi menggalang e-KTAnya meski target tercapai. Selain itu, Sunu berpesan agar anggota yang telah direkrut bisa aktif merekrut anggota masyarakat alias menjadi downline aktif.
“Semua anggota dewan semua sudah punya downline, tapi referal langsung dan tidak langsung yang tidak berimbang. Artinya Downlinennya tidak bisa merekrut. Diharapkan agar bisa menambah perolehan e-KTA,” ujarnya.
Menurutnya, agar para nggota ber-e-KTA ini menjadi downline aktif, perlu adanya pendidikan politik sehingga bisa aktif merekrut dan menambah jumlah amggota ber-e-KTA.
Menurut Suni, Bappilu NasDem Jateng akan menggelar rapat terbatas membahas pemenangan 2024. “Setelah ini akan ada rapat dengan 13 korda dan ketua bappilu kabupaten/kota membahas strategi pemenangan di 2024 karena ada beberapa pesan dari ketua,” pungkas Sunu.

