18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Sugeng Suparwoto: e-KTA Bertumpu pada Struktur Organisasi

JATENG.NASDEM.ID – Sugeng Suparwoto minta NasDem Jateng optimalkan penggunaan sisa waktu hingga 10 Juni 2021 untuk mengebut dalam mencari e-KTA. ‘’Saya kira jika menggunakan teorinya Wasekjen Jakfar Sidiq, bila satu desa satu e-KTA saja, maka tiap hari di Jateng ini ada tambahan sekitar 8.559 anggota,’’ katanya.

Menurut Sugeng Suparwoto, pada dasarnya metodologi keanggotaan dalam sistem e-KTA ini mendasarkan kepada struktur kepungurusan. “Jadi tumpuannya masih pengurus. Sebenarnya ini sama saja dengan mendigitalisasi kepengurusan,” katanya.

NasDem Jateng hingga akhir tahun ditarget bisa mengumpulkan 470.745 anggota ber kartu digital. Target tersebut didasarkan pada jumlah kelurahan/desa (DPRt) dikalikan 55 (jumlah pengurus DPRt minimal 55 orang), ditambah jumlah kecamatan (DPC) dikalikan 8 (jumlah kepengurusan DPC sedikitnya 8 orang), dan 35 kabupaten/kota dikalikan 20 (jumlah personil DPD sedikitnya 20 orang).

Menurut Sugeng, dasar pemikiran mengapa e-KTA  bertumpu pada struktur supaya mesin organisasi bisa jalan. ‘’Kelengkapan pengurus hingga tingkat DPRt itu menjadi mutlak kalau kita mau bicara soal efektifitas mesin partai. Kalau tidak ada pengurus, lalu kita mau ngomong apa,’’ ujarnya.

Sugeng menyadari, karena e-KTA berbasis pada pengurus, maka dalam proses pembentukannya akan menghadapi banyak kendala. ‘’Karena itu setiap pengurus daerah harus melakukan sinergitas dengan para pengurus DPC. Sebab yang jadi ujung tombak pembentukan DPRt ini akhirnya ya pengurus cabang, karena merekalah yang paham terhadap kondisi suatu wilayah.

Dalam konteks itu, Sugeng yang juga Ketua Komisi VII DPR RI ini mengatakan, sejak awal pihaknya sudah mendorong setiap pengurus daerah dan cabang untuk menginventarisir sedikitnya 10 tokoh yang berpengaruh di wilayahnya.

‘’Tujuan mendaftar tokoh-tokoh ini kan sebenarnya juga terkait dengan upaya memperkuat struktur organisasi. Misalnya, jika kita mendekati pada tokoh masyarakat seperti mantan lurah, pensiunan tenaga kesehatan seperti bidan, dokter atau perawat, maka sebenarnya kita juga mendapatkan limpahan elektabilitas mereka,” ujarnya.

Selain itu, ia menjelaskan, bila ada DPC yang mengalami kesulitan dalam membangun DPRt, maka bisa mengkomunikasikannya kepada pengurus yang lebih tinggi. ‘’Misalnya ada seorang tokoh masyarakat yang potensial untuk direkut, namun kakak-kakak di cabang belum berhasil meyakinkannya, maka silahkan minta bantuan ke DPD atau DPW.  Kalau belum tembus, saya nanti akan turun sendiri,’’ ujar Sugeng.

Bila seluruh posisi pengurus dari DPRt hingga DPD sudah terisi penuh, maka di tahun depan, pengurus pusat akan memberikan target pencarian e-KTA dengan menyasar pada masyarakat umum.

Sugeng menyadari, untuk mencapai target banyak pengurus yang sudah mencari e-KTA ke masyarakat umum. ‘’Banyak pengurus yang sudah merekurt masyarakat umum, dalam arti bukan pengurus untuk dijadikan sebagai anggota ber e-KTA. Ya tidak apa-apa, boleh saja demi tercapainya kuantitas,’’ ujarnya.

Karena bisa saja, ada warga yang mau menjadi anggota NasDem tetapi tidak bersedia menjadi pengurus partai.  ‘’Namun yang perlu digaris bawahi adalah, dalam sistem e-KTA ini setiap perekurt harus mengetahui atau mengenali orang-orang yang akan diajak bergabung.’’

Inilah makanya, salah satu syarat pendafaran harus menyertakan foto dan fotocopy KTP berwarna. ‘’Jadi sistem keanggotaan ber e-KTA ini memberikan jaminan kebenaran data. Tidak ada lagi keanggotaan hanya didasarkan pada KTP, tetapi partai tidak kenal yang bersangkutan,’’ katanya menekankan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top