JATENG.NASDEM.ID – Bupati Banyumas Achmad Husein memberikan izin pembelajaran tatap muka (PTM) pada sekolah di zona hijau. Sedangkan PTM di sekolah yang berada di zona merah dan oranye Covid-19 masih ditangguhkan.
Kebijakan ini ini akan dievaluasi selama sepekan kedepan sehingga apabila lancar, akan menambah jumlah sekolah untuk melaksanakan PTM di masa pandemi Covid-19 ini.
Menurut Husein, di wilayahnya terdapat lima desa yang termasuk zona merah serta enam desa yang masih masuk zona oranye.
Menanggapi kebijakan ini, anggota DPRD Kabupaten Banyumas dari Fraksi nasDem Irawan Budi Santosa mengatakan pihaknya mendukung penuh PTM yang diterapkan di zona hijau.
“Kami tentu setuju dengan kebijakan PTM yang dikeluarkan oleh Pak Bupati. Namun hal ini harus dibarengi dengan syarat tetap meberapkan protokol kesehatan,” ujarnya, Senin (24/5).
Politikus NasDem yang disapa Joni ini juga menekankan bahwa penting bagi seluruh guru dan petugas di sekolah untuk divaksin Covid-19.
“Semua guru dan petugas sekolah kan juga sudah divaksin. Sekolah harus mengawasi peraturan ini dengan ketat,” ia menekankan.
Ketua DPD NasDem Kabupaten Banyumas ini mengingatkan agar dinas pendidikan setrlempat mengecek dan memantau persiapan sekolah-sekolah yang akan melakukan PTM. Hal tersebut untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19.
“Dinas harus turun tangan untuk mengecek langsung. Apakah sarana di sekolah sudah sesuai dan layak untuk melakukan PTM,” katanya.
Disamping itu, ia menekankan supaya penerapan PTM ini dilakukan dengan mekanisme sebaik mungkin tanpa mengesampingkan protokol kesehatan yang berlaku.
Berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, PTM bisa dilakukan dengan syarat berikut:
- Sanitasi, termasuk toilet bersih dan layak
- Fasilitas kesehatan
- Kesiapan menerapkan wajib masker
- Sarana cuci tangan atau hand sanitizer dan disinfektan
- Menyediakan thermogun (alat pengukur suhu tubuh)
- Pemetaan satuan pendidikan untuk mengetahui siapa yang punya komorbid (penyakit penyerta)
- Persetujuan komite sekolah dan orang tua/wali siswa.
“Syarat-syarat termasuk harus diterapkan secara disiplin dan konsisten,” ia berharap.
