JATENG.NASDEM.ID – Anggota DPRD Kabupaten Rembang Supriyadi Eko Praptomo memberikan bantuan pada Panti Marganingsih, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Minggu (23/5). Sebanyak 21 warga panti ini diketahui positif Covid-19.
Dinas Sosial setempat telah mendirikan posko siaga di sekitar panti untuk memastikan pasokan makanan tetap terjaga. Dalam kesempatan ini, Supriyadi memberikan 100 box nasi untuk para warga panti.
“Lewat kak Frida, hari ini saya memberikan bantuan konsumsi pada para penghuni panti yang sedang menjalani isolasi mandiri,” katanya, kemarin sore.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rembang ini, dari hari pertama pendirian posko, fraksi NasDem rutin memberikn bantuan. Di hari pertama, Frida Iriani telah menyalurkan bantuan berupa sembako.
Menurutnya, bantuan ini merupakan wujud kepedulian NasDem terhadap berbagai kondisi masyarakat.
“NasDem tetap ada dan selalu bersama dengan segenap elemen masyarakat dalam segala suasana, baik suka maupun duka,” katanya.
Bersama dengan bantuan tersebut, ia turut berharap agar kondisi para pasien cepat pulih dan dapat beraktivitas kembali.
“Semoga para pasien lekas pulih. Meski tak bisa bersua langsung, namun dari luar kita mendoakan agar saudara kita bisa lekas fit dan beraktivitas kembali,” harapnya.
Suoriyadi tak lupa berpesan untuk para petugas di posko agar menjaga kesehatan selama bertugas.
“Teman-teman di posko juga harus jaga kesehatan. Jangan kelelahan dan tumbang!” ujarnya memberi semangat.
Kasus Covid-19 yang terjadi di panti asuhan yang dihuni oleh 70 orang ini awalnya menjangkiti empat penguninya. Setelah dilakukan tracing, maka 21 orang dinyatakan positif.
Akibat kondisi tersebut, satgas menerapkan karantina alias lockdown lokal untuk Panti Asuhan Marganingsih. Sejumlah tim gabungan, mulai dari keamanan hingga konsumsi disiagakan di lokasi setempat.
Kabupaten Rembang memiliki 83 kasus aktif Covid-19 berdasar data Minggu kemarin. Meski bukan angka yang besar, namun Supriyadi memperingatkan agar warga tetap waspada.
“Jika ingin pandemi segera berakhir, jangan sekali-sekali abaikan protokol kesehatan. Tetap waspada di manapun njenengan berada dan jangan lupa terapkan 3M!” pesannya diakhir perbincangan.
