18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

NasDem Kota Pekalongan Targetkan 10 e-KTA Setiap Pengurus DPC

JATENG.NASDEM.ID – Guna mempercepat proses pengumpulan e-KTA, NasDem Kota Pekalongan mengkonsolidasi seluruh kekuatan di setiap pengurus cabang agar mendapatkan performa teryahut, sehingga akhir Mei 2021, setiap pengurus DPC minimal harus sudah menginput 10 anggota dalam aplikasi digital.

‘’DPW telah mengeluarkan surat pengesahan untuk seluruh pengurus cabang, Pekalongan Barat, Timur, Utara dan Selatan.  Ibarat berkendaraan, surat izin mengemudi sudah di tangan, sekarang tinggal gas pol, angkat rem dan lepas gigi, mengejar perolehan e-KTA,’’ ujar Sekretaris DPD NasDem Kota Pekalongan Nur Hasanah.

Menurut Kakak Nur Hasanah, konsolidasi sudah berlangsung di Rumah Makan Masduki, Jl Jenderal Sudirman Pekalongan yang dihadiri seluruh pengurus inti NasDem Kota Pekalongan dan semua Ketua DPC. ‘’Hadir semua pengurus DPC, pengurus inti serta admin DPD mendampingi seluruh personil dari DPC tersebut. Mereka, kami kelompokkan per DPC, sehingga masing-masing peserta bisa langsung praktik menginput anggota baru,’’ ujar Nur Hasanah pada Jumat (22/5).

Kota Pekalongan terbagi atas empat kecamatan dan 27 kelurahan. Pengurus pusat memberikan target e-KTA untuk wilayah ini sekitar 1.500 buah. Sampai hari ini,  pundi-pundi e-KTA di Kota Pekalongan sudah terisi 731 atau 49,23 persen dari target. Jika pencanangan satu pengurus DPC 10 kartu, maka sampai akhir Mei ini, akan ada tambahan 320 kartu. Ini karena setiap pengurus cabang terdiri atas delapan orang. Belum lagi tambahan dari 20 anggota DPD, yang jika juga ditarget mencari 10 kartu, maka akan menambah sedikitnya 200 keping kartu anggota digital.

Nur Hasanah selanjutnya mengatakan, konsolidasi yang dilakukan sejak sore itu lebih menyerupai bimbingan teknis kepada para pengurus DPC.

‘’Kami memberikan pengantar tentang pentingnya e-KTA bagi organisasi dan dampaknya bagi kader terutama yang akan maju dalam kontestasi politik. Setelah itu admin kami menjelaskan teknis operasional penginputan e-KTA,’’ katanya.

Karena Kota Pekalongan termasuk dalam wilayah perkotaan, maka secara umum kemampuan personal dalam mengoperasikan gawai bukan sebuah persoalan lagi. Apalagi, jaringan internet juga memadai.

‘’Sehingga tidak memerlukan waktu lama, kakak-kakak DPC sudah bisa menguasai teknik penginputan dan langsung praktik,’’ katanya.

Karena itu, NasDem Pekalongan optimistis pada akhir Mei ini, bisa  mendekati target yang sudah ditetapkan oleh pengurus pusat.

‘’Jika saat ini kami sudah mengantongi 731 kartu, maka insyaalah akan terisi lagi sekitar 321, maka  totalnya menjadi 1.052 atau sektar 70 persen dari target,’’ katanya.

Pada Pileg 2019, Kota Pekalongan berhasil merebut satu dari 35 kursi DPRD yang diduduki oleh Kakak  Isnaeni Rahullah Kumaini atau akrab disapa Kakak Is. Dalam percakapan dengan JATENG.NASDEM.ID beberapa waktu lalu, ia yakin jika dalam Pileg 2024  nanti, NasDem Pekalongan akan menambah perbendaharaan kursinya.

‘’Pola persebaran suara di Pekalongan ini sebenarnya sudah bisa ditebak, karena para pemilih sudah  terbagi dalam dua kelompok besar halun, yaitu nasionalis dan Islam,’’ katanya.

Menurutnya, pola pendukung  antara partai nasionalis dan Islam sudah benderang. ‘’Pada Pileg 2019 lalu partai nasionalis meraup 18 kursi sedangkan partai berhaluan Islam kebagian 17. Pada Pileg 2014, partai nasional  meraup 17 sedangkan Islam 13,’’ katanya.

Mendasarkan pada persebaran suara 2019 dan 2014 itu, NasDem Kota Pekalongan sudah memiliki peta perseberan suara, bahkan sudah sampai pada inventarisasi personal inchart yang dapat dimintai tolong untuk menyebarkan kabar baik atas partai anti-mahar ini. 

Perlu diketahui, pileg 2019, tiga partai nasionalis menambah masing-masing satu kursi. PDIP dari empat menjadi lima, NasDem dan Hanura dari tidak punya menjadi kebagian satu anggota. Sedangkan, yang berkurang adalah Demokrat dari satu menjadi nol. Kemudian Gerindra harus merelakan satu kursinya lenyap, dari tiga anggota di 2014, tinggal tersisa tiga kursi. 

Pada Pileg 2019, di Kota Pekalongan terjadi penambahan lima kursi yang diperebutkan dari yang semula hanya 30 anggota saja menjadi 35.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top