JATENG.NASDEM.ID – Meski larangan mudik telah diberlakukan, namun pemerintah memperkirakan da sekitar 1,5 juta pemudik pada masa libur lebaran ini. Mereka diperkirakan kembali ke perantuan pada akhir pekan lalu.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengungkapkan bahwa gerakan masyarakat secara kolektif sangat dibutuhkan dalam menjaga konsistensi kasus Covid-19 di Indonesia.
“Peran aktif masyarakat dan para pemangku kepentingan di tingkat RT/RW sangat diharapkan, untuk mencegah potensi penyebaran Covid-19 lewat pendataan warganya di masa arus balik lebaran,” kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/5).
Perempuan yang akrab disapa Mbak Rerie ini menjelaskan bahwa penanggulangan kasus Covid-19 butuh dukungan penuh dalam bentuk gerakan masyarakat yang mampu membangkitkan kesadaran pencegahan penyebaran Covid-19 di Tanah Air.
Menurutnya, masyarakat perku berkolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk melakukan gerakan pencegahan Covid-19. Masyarakat, lanjut legislatir Partai NasDem ini, perlu adanya saling perhatian terhadap tetangga dan masyarakat sekitar rumah demi menekan penyebaran virus ini.
Selain itu, pemangku kebijakan juga diharapkan konsisten dalam melakukan langkah pencegahan. Untuk itu Rerie berharap agar testing, tracing dan treatments (3T) dilkukan secara masif terhadap warga yang teridentifikasi melakukan perjalanan antardaerah, untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Rerie yakin, lewat pengawasan, berbagai upaya pengendalian Covid-19 yang dilakukan para pemangku kepentingan dapat ditingkatkan dan bisa berjalan dengan baik.
Dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam mekanisme penanggulangan Covid-19, menurut anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai NasDem tersebut, diharapkan dapat menghasilkan langkah yang konsisten dan terukur dalam pengendalian penyebaran Covid-19.
Lewat pernyataan tertulisnya ini, Rerie turut mendorong masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan berupa 5M.

