JATENG.NASDEM.ID – Ketua DPP NasDem Pemenangan Jawa III (Jateng dan DIY) Sugeng Suparwoto memberikan apresiasi dan mendukung target NasDem Jawa Tengah untuk melengkapi kepengurusan sampai tingkat DPC pada 10 Agustus 2021, sekaligus sebagai persiapan verifikasi partai politik yang akan dilakukan pada tahun 2022.
Sebelumnya Sekretais DPW NasDem Jateng Ali Mansyur menyebutkan dalam rapat virtual antara DPW dan DPD NasDem se Jateng, pada Selasa (27/7), telah disampaikan bahwa para ketua DPD NasDem se-Jateng harus telah mengirimkan berkas permohonan pengesahan pengurus cabang bagi DPC yang sampai saat ini masih kosong.
Berdasarkan verifikasi dalam rapat virtual DPW dan DPD NasDem, proses SK bagi DPC per 27 Juli ini adalah: dari 576 DPC, yang sudah mendapatkan SK sudah hampir separuhnya, sedangkan yang lain masih dalam proses verifikasi. Sekitar 77 DPC belum ada pengusulan pengurus dari DPD, bahkan ada dua kabupaten yang sama sekali belum mengajukan usulan kepengurusan DPC.
Menurut Kakak Sugeng yang juga Ketua Komisi VII DPR RI itu, target pengiriman berkas kepengurusan DPC pada 10 Agustus itu hendaknya dapat dipatuhi oleh pengurus daerah, sehingga memberikan waktu yang cukup bagi sekretariat DPW untuk melakukan verifikasi data.
Sebab kata dia, seluruh kepengurusan NasDem Jawa Tengah selain harus memenuhi aspek kuantitas, yaitu semua jabatan struktural terisi dari tingkat cabang bahkan DPRt hingga DPP, juga perlu memperhatikan dari sisi kualitas.
Kualitas yang dimaksud oleh Kak Sugeng yang pernah melakoni profesi sebagai jurnalis ini adalah aspek kepenuhan persyaratan administrasi, ‘’Setiap pengurus harus memenuhi standar keterwakilan 30 persen perempuan, dan mereka harus sudah memiliki e-KTA,’’ ujarnya.
Selain itu, katanya, dalam aspek kualitas personal juga harus diperhatikan, terutama untuk unsur KSB (ketua, sekretaris dan bendahara). ‘’Minimal para ketua, bendahara dan sekretaris itu haruslah benar-benar yang memiliki kemampuan dan keinginan untuk bertarung dalam Pemilu 2024,’’ ujarnya.
Dalam berbagai kesempatan ketika melakukan konsolidasi dengan 35 DPD se-Jateng yang dimulai pada 15 Februari di Kebumen dan berakhir pada 31 Mei 2021 di Kota Semarang, Kak Sugeng selalu menekankan agar para pengurus itu jangan asal siapa yang bersedia untuk mengisi jabatan tersebut. ‘’Memilih pengurus itu jangan sambang ndalan, daripada nganggur di rumah maka iseng-iseng menjadi pengurus NasDem,’’ ujarnya. ‘’Tetapi haruslah dicari yang benar-benar memiliki keinginan dan krenteg untuk memperbaiki masyarakat lewat NasDem,” katanya menambahkan.
Menurut dia, seseorang bersedia mengemban tugas sebagai ketua, sekretaris, dan bendahara, haruslah memiliki keberanian untuk bertarung dalam palagan pemilu legistatif. ‘’Jika tidak ada motivasi untuk nyaleg ya ibaratnya kendaraan tidak ada bahan bakarnya. Sebab energi politisi itu sebenarnya adalah mendapatkan kekuasaan, dan nanti jika sudah digenggam, maka kekuasaan itu digunakan untuk sebesar-besarnya meningkatkan kesejahteraan rakyat,’’ ujarnya.
Karena itu, suami dari Kakak Amelia Anggraini yang juga salah seorang kader terbaik NasDem itu menambahkan, pembentukan pengurus atau penguatan struktur organisasi harus dilakukan secara cermat dan hati-hati. ‘’Tidak perlu buru-buru tetapi juga jangan lambat-lambat, target tanggal 10 Agustus 2021 bagi DPD untuk menyerahkan berkas usulan kepengurusan cabang yang belum terbentuk, saya kira keputusan yang sangat baik dan adil baik bagi pengurus willayah maupun daerah,’’ ujarnya.


