JATENG.NASDEM.ID – Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Purworejo meminta Bupati Purworejo agar segera mendata warga yang paling terdampak dari kebijakan PPKM Darurat yang akan diperpanjang. Hal ini diungkapkan Ketua Fraksi NasDem DPRD Purworejo Muhammad Abdullah SE, SH dalam siaran persnya, Sabtu (17/07).
Menurutnya Pemkab Purworejo harus tanggap dan sensitif melakukan pendataan secara masif, cepat, dan tepat terhadap masyarakat yang paling rentan yang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.
“Dengan perpanjangan PPKM tentu beban akan semakin berat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan sehari habis untuk biaya hidup sehari itu juga. Namun, apa boleh buat, PPKM dilakukan karena pertimbangan keselamatan, kesehatan, dan nyawa manusia, sehingga seberat apapun kita harus menerimanya,” katanya.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Purworejo ini mengatakan kelompok yang rentan itu meliputi anatra lain pedagang kaki lima, pedagang-pedagang malam, juru parkir, dan para pekerja yang mengandalkan penghasilan per hari. Ia minta adanya alokasi bantuan agar kebutuhan pangan mereka terpenuhi setidaknya sampai selesai PPKM darurat.
Fraksi NasDem juga meminta bupati untuk konsisten melakukan PPKM dan mengatur anak buahnya secara seksama, memberikan teladan bagi bawahan maupun masyarakat.
“Kita tidak ingin melihat ada ASN atau PNS, lebih-lebih pegawai Pemkab yang lalu lalang seenaknya keluar kota atau masuk kota padahal tidak sedang melakukan tugas yang darurat. Bupati harus memberikan contoh dan memberikan sanksi tegas apabila ada buahnya yang melanggar,” katanya menegaskan.
Ia mengatakan bahwa diberlakukanya PPKM Darurat diakui menimbulkan dampak ekonomi yang berat bagi hampir semua kalangan. Hanya ada segelintir kalangan saja yang justru menikmatinya, seperti mafia obat, alat kesehatan, dan oksigen.
Fraksi NasDem mendorong agar Pemerintah Kabupaten Purworejo betul-betul serius dalam penerapan kebijakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Lebih lanjut sedikitnya ada 4 poin catatan yang disampaikan agar PPKM dapat berjalan efektif di Purworejo.
Pertama, mengimbau kepada Pemkab agar dapat menyosialisasikan PPKM Darurat kepada masyarakat secara tepat dan masif. Kedua, seluruh aparatur pemkab hingga pemerintah desa/kelurahan bertindak dan berlaku sebagai teladan prokes yang baik.
Ketiga, melakukan pendataan secara cermat terhadap warga yang paling rentan dalam pemenuhan kebutuhan pangan, kemudian dialokasikan bantuan agar kebutuhan pangan mereka terpenuhi sampai selesai PPKM. Lalu keempat, ia mengimbau agar pemkab melarang ASN keluar kota, terkecuali tugas darurat. Pengawasan harus dilakukan secara ketat serta memberi sanksi bagi yang melanggar.
Abdullah juga menghimbau kepada masyarakat yang masih mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, agar dapat menerima dengan lapang dada jika tidak mendapat bantuan. Jangan iri dengan warga penerima bantuan.
Terhadap pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan pribadi, terutama penyelenggara pemerintah dan kesehatan, Fraksi NasDem mengutuk keras karena hal tersebut jauh dari nilai-nilai kemanusiaan. “Dalam masa yang sulit ini, mari kita tingkatkan solidaritas dan saling pengertian agar kita mampu segera keluar dari pandemi yang sangat menyengsarakan ini” katanya.
Fraksi NasDem juga mengajak untuk berdoa sesuai keyakinan masing-masing agar wabah pandemi Covid-19 segera lenyap dari muka bumi.


