18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Legislator Rafi Kenalkan politik ke Milenial Lewat e-Sport

JATENG.NASDEM.ID – Bagi generasi milenial, politik bukan suatu yang menarik bahkan condong dihindari. Stigma politik itu kotor dan kejam masih melekat pada generasi milenial. Untuk itu diperlukan terobosan dari partai agar bisa menarik minat para milenial tersebut.

Salah satunya adalah melalui kegiatan e-sport. Ide itu digagas oleh Muhammad Rafi Maulana, anggota DPRD Kabupaten Wonosobo dari Partai Nasdem.

Bukan tanpa sebab, legislator yang akrab disapa Rafi itu juga bagian dari genereasi milenial, ia masih berusia berusia 24 tahun dan merupakan anggota dewan kedua termuda di DPRD Kabupaten Wonosobo.

Pria kelahiran 5 Juli 1997 ini berencana menggelar turnamen e-sport untuk anak anak muda. Lewat ajang itu, ia berharap bisa mengenalkan dunia politik bagi peserta yang dipastikan dari generasi muda.

“Mengenalkan politik kepada generasi muda khususnya para milenial tidak bisa lagi menggunakan pola lama seperti yang selama ini dilakukan. Perlu ada terobosan yang menarik minat anak-anak muda tersebut. Saya memahami itu karena saat ini pun saya masih berada di dunia itu,” ujarnya saat bincang santai di kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Wonosobo, Sabtu (17/7).

Rafi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Wonosobo bidang Hubungan Legislatif, itu mengakui belum lama mengenal dunia politik.

“Sejatinya saya juga sebelumnya memiliki pemahaman yang sama sampai saat saya mulai terjun langsung di politik dan berlanjut sebagai anggota dewan,” ujar anggota Komisi A tersebut.

Perlahan penolakan terlibat di politik di usia muda tersebut mulai hilang bahkan ia mengatakan justru lewat politik lah generasi muda sebenarnya bisa menyuarakan aspirasi. Rafi menambahkan sebagai anggota dewan yang relatif muda, ia terus belajar tentang tugas dan peran anggota dewan sehingga nantinya dia bisa menyuarakan aspirasi masyarakat.

Ia menjelaskan rajin menjalin hubungan dengan konstituen di daerah pemilihannya yang terkenal agamis. Prinsip yang ia pegang adalah jangan sampai mengecewakan pada konstituen yang sudah menjatuhkan pilihan padanya. Apapun yang bisa dilakukan untuk membantu para pemilihnya, katanya, ia akan lakukan.

Minatnya di bidang hukum dan pemerintahan membuatnya nyaman berada di Komisi A yang memang secara khusus membawahi bidang hukum dan pemerintahan. Lewat komisi tersebut, ia makin bisa memahami kondisi pemerintahan dan persoalan yang dihadapi terutama di tingkat kecamatan dan desa. (NJ25)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top