JATENG.NASDEM.ID – Beberapa waktu lalu, masyarakat dikejutkan dengan terbunuhnya seorang anak dengan tersangka orang tua di Temanggung. Tak hanya itu, warganet juga dibuat geram atas video penganiayaan seorang ayah terhadap anaknya yang viral di media sosial.
Dua kasus tersebut merupakan potret dari banyak kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia. Hadirnya Komnas Perlindungan Anak diharapkan mampu mengadvokasi berbagai kasus dan kebijakan terhadap anak.
Meski demikian, peran keluarga dan masyarakat dalam menekan kasus kekerasan terhadap anak juga penting. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPW NasDem Jateng Hendrar Pangestiningdyah.
Politikus NasDem yang akrab disapa Tining ini mengatakan penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan harus dilakukan. “Tindakan ini sungguh tidak manusiawi, sehingga para pelaku patut mendapatkan hukuman yang setimpal,” katanya dengan nada geram.
Selain itu, sebagai perwakilan DPW NasDem Jateng yang peduli terhadap isu perempuan dan anak, Tining mengecam tindakan para pelaku. Selanjutnya, ia mendukung penindakan oleh aparat.
“Kami mendukung segala proses penegakan hukum bagi para pelaku kekerasan terhadap anak,” ujarnya.
Tining meminta pada masyarakat agar memberikan perhatian atas berbagai kasus kekerasan anak. Menurutnya, peran serta lingkungan dan keluarga akan berpengaruh pada kontribusi menekan kasus ini.
Ia juga mengingatkan pentingnya kawula muda mempersiapkan diri sebagai orang tua sebelum menikah dan memiliki anak. “Menjadi orang tua memang nggak mudah. perlu berbagai persiapan. Jadi sebelum menjadi orang tua, ada baiknya untuk mempersiapkan diri dengan membekali diri dengan berbagai ilmu,” katanya.
Menurut Tining, sebagai persiapan, calon orang tua dapat memperkaya diri dengan berbagai ilmu pengasuhan anak (parenting). Selain itu, pengelolaan emosi juga penting dimiliki tiap orang tua untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
Ia menekankan bahwa saat ini berbagai ilmu tersebut bisa dipelajari secara gratis dari berbagai sumber. “Sekarang di internet banyak referensi yang bisa diakses secara gratis. Tinggal mau belajar atau tidak,” tambahnya.
Untuk itu, ia mendorong pada seluruh masyarakat khususnya kader NasDem untuk memperkaya diri dengan berbagai ilmu pengasuhan anak.
“Selain itu kader NasDem juga harus memberikan perhatian pada keluarga dan lingkungan terhadap kasus-kasus serupa di hari-hari yang akan datang,” katanya menekankan.
