JATENG.NASDEM.ID – Sembilan hari sebelum batas waktu bagi 79 angggota DPRD Kabupaten/Kota se Jateng untuk memenuhi target pengumpulan 500 e-TKA, Ketua DPP NasDem Bidang Pemenangan Jawa III (Jateng dan DIY) Sugeng Suparwoto mengingatkan kembali kepada seluruh anggota dewan untuk lebih serius dalam memenuhi target tersebut. ‘’Saya tahu sudah ada yang telah mencapai target, bahkan sudah melampaui angka tiga ribu, tetapi sayangnya, masih ada yang capainnya di bawah angka 25,’’ ujarnya di Jakarta, Jumat (21/5).
Sebagaimana diketahui, Ketua DPW NasDem Jateng Setyo Maharso telah mengeluarkan Surat Instruksi kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten/Kota se Jateng dari NasDem, untuk memiliki 500 anggota langsung yang dikukuhkan melalui e-KA dengan batas waktu tanggal 31 Mei 2021. Surat instruksi itu telah disampaikan dan diterima oleh seluruh anggota dewan. Selain mencantumkan batas waktu pengumpulan, dalam surat tersebut juga dimaktubkan adanya sanksi bagi kader NasDem yang tidak menjalankannya.
Menurut data sampai pekan lalu, dari 79 anggota DPRD Kabupaten/Kota se Jateng, tercatat baru 29 dewan yang sudah lolos dari lubang jarum. Mereka telah mencapai target sebanyak 500 e-KTA, bahkan enam diantaranya tembus angka seribu denggan capaian tertinggi di angka 3.367 atas nama Wakil Ketua DPRD Jepara H. Pratikno.
Menurut Sugeng, pihaknya optimistis seluruh anggota dewan di Jateng dapat mencapai target tersebut. ‘’Faktanya kan jelas, sudah ada kakak-kakak kita yang telah mencapai target. Bahkan saya dengar, Kakak Pratikno dari Jepara telah mampu mengumpulkan 3.367 e-KTA, hampir tujuh kali lipat. Ini kan petunjuk bahwa target tersebut bisa dicapai. Sulit? Tidak ada perkara mudah dalam hidup ini, tetapi menjadi lebih sulit lagi bila tidak melakukan apa-apa,’’ katanya.
Sugeng yang juga Ketua Komisi VII DPR RI itu mengingatkan kembali tentang nilai strategis dari kepemilikan e-KTA itu. ‘’Jadi biar lebih bisa dipahami, e-KTA itu sebenarnya bukan untuk siapa-siapa, tetapi yang paling berkepentingan adalah kader itu sendiri. Jadi jika hari ini, kita sudah memiliki anggota langsung sebanyak 500 orang, maka untuk kepentingan 2024 nanti, sudah bisa lebih mudah dalam membuat strategi,’’ katanya.
Dengan sedikitnya 500 anggota ber-e-KTA tadi, lanjut dia, kader tersebut sudah bisa meluaskan jaringannya. ‘’Contoh mudahnya, misalnya Kakak Pratikno dengan 3.367 e-KTA, maka sudah bisa menghitung berapa jumlah orang yang harus ditarik lagi agar mendapatkan posisi aman dalam 2024,’’ ujarnya.
Mantan jurnalis itu menambahkan, ‘’Kakak Pratikno juga bisa fokus selama tiga tahun ini untuk merawat dan mendampingi para anggota yang sudah memiliki e-KTA. Dengan demikian, kontrol terhadap potensi jumlah suara yang akan diraup saat pileg, sudah bisa dikalkulasi.’’
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jepara Pratikno kepada JATENG.NASDEM.ID beberapa waktu lalu, menyampaikan rahasia sukses meraup e-KTA. ‘’Sudah sedari awal, kami membentuk pasukan penginput di setiap DPC. Kami sedikitnya menempatkan tiga admin di setiap DPC. Tugas mereka secara khusus memasukkan data-data kependudukan ke dalam sistem digital NasDem,’’ ujarnya.
Pasukan penginput itu, ia menjelaskan, menerima data kartu tanda penduduk yang disetorkan oleh pengurus di tingkat DPC dan ranting. ‘’Jadi pengurus cabang dan ranting bergerak masuk ke rumah-rumah penduduk, membantu mereka dengan sejumlah program kegiatan, dan karena sudah menjadi bagian dari NasDem, maka masyarakat bersedia memberikan KTP untuk dibuatkan kartu digital NasDem,’’ ujarnya.
Sebagai upaya untuk meningkatkan viatalitas pengurus cabang, diadakan sayembara pengumpul e-KTA terbanyak. ‘’Kami bikin lomba. Bagi setiap DPC dengan input e-KTA tertinggi, kami siapkan hadiah Rp 10 juta. Sedangkan ranking kedua mendapatkan Rp 5 juta, dan juara ketiga akan menggondol Rp 3 juta.’’ Namun, ia menambahkan, e-KTA yang menjadi anggota atau referral Mbak Rerie tidak dimasukkan dalam hitungan.
Menurut Pratikno, pengurus juga sudah memberikan target kepada tujuh anggota DPRD Jepara untuk mengumpulkan anggota langsung minimal seribu e-KTA. ‘’Jadi kalau DPW memberikan target 500 ke setiap anggota dewan, kami justru mematok dua kali lebih besar,’’ katanya.
Keberhasilan NasDem Jepara dan anggota dewannya menjadi pengumpul e-KTA terbanyak di Jateng ini, kata Pratikno, sebenarnya tidak jatuh dari langit. ‘’Kami mengikuti arahan dari Mbak Rerie (anggota DPR RI Dapil II Lestari Moerdidjat), untuk selalu merawat para pemilih di Pileg 2019 lalu. Setelah kami dilantik jadi anggota dewan, upaya merawat pemilih terus dilakukan. Tidak hanya kami yang melakukannya, tetapi juga Ibu Rerie,’’ ujarnya
