18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Surya Paloh Kiblat Politik bagi Politisi Pemula

JATENG.NASDEM.ID – Surya Paloh menginspirassi Carsodi untuk mencurahkan seluruh waktu guna berkiprah di dunia politik. ‘’Saya pensiun dini dari di PT Advantage Tegal untuk fokus di panggung politik sembari menekuni usaha kelapa parut agar dapur tetap mengebul,” ujar Ketua DPC NasDem Tanjung, Brebes, itu dalam percakapan via aplikasi WhattsApp, Jumat (21/5).

Bagi Carsodi, Ketua Umum NasDem Surya Paloh adalah figur yang menuntunnya sebagai sebagai orang yang baru bergabung di partai politik, ‘’Pileg 2019 saya ikut bertarung di DPRD Kabupaten, alhamdulillah belum tembus. Pada waktu itu, ketika mau memilih partai mana yang akan saya masuki, saya terpikat oleh pemikiran-pemikiran yang dilontarkan oleh Pak Surya, terutama terkait dengan wawasan kebangsaannya,’’ ujarnya mengenang pengalaman peristiwa pada 2018 lalu.

Apalagi, lanjut Carsodi yang terlahir pada 23 Mei 1984 itu, Surya Paloh sangat memikat ketika memberikan pidato di televisi. ‘’Saya sampai terkagum-kagum akan orisinilitas pemikirannya. Istilah restorasi Indonesia, gerakan perubahan dan politik tanpa mahar merupakan contoh idiom-idiom yang sebelumnya belum muncul, tetapi di tangan NasDem bisa menjelma sebagai sebuah energi untuk memperbaiki masyarakat,’’ ia menekankan.

Karena itu, suami dari Ritna Tiryana ini menjadikan Surya Paloh sebagai kiblat dalam menentukan arah politiknya. ‘’Jujur saya katakan, kiblat politik anak muda seperti saya ini ya Pak Surya Paloh, tidak ada figur lain yang setingkat dengan beliau. Antara tindakan, perkataan, dan paradigma pemikiran menyatu dan tergumpal sebagai seorang negarawan,’’ tambahnya.

Lantas Carsodi menunjukkan sikap Surya Paloh yang sangat mengesankan baginya, ‘’Beliau itu kan ketua dari partai politik yang memiliki kursi terbanyak keempat di DPR RI, juga pemimpin dari sebuah grup media yang sangat berpengaruh, memiliki kharisma untuk menarik simatik masyarakat, namun tidak ada niatan untuk maju dalam pertempuran pilpres. Bagi saya, Pak Surya memberikan contoh bagaimana harus menetapkan batas ketika sedang berada dalam pusaran kekuasaan,’’ ujarnya.

Sikap itulah yang mendasari pergulatannya di NasDem sehingga ia bersedia menerima tampuk tanggungjawab sebagai Ketua DPC NasDem Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. ‘’Sebagai kader yang berada di paling depan dalam kehidupan bermasyarakat, saya harus mampu menerangkan dan menjelaskan pokok-pokok pikiran Partai NasDem. Saya harus membaca buku-buku tentang NasDem termasuk melakukan diskusi dengan Kakak Sonny Partono ketua DPD NasDem Brebes dan senior lainnya,’’ imbuhnya, ia menyebutkan H Imron Rosyadi selaku Ketua Bapilu DPD Partai Nasdem Brebes sebagai orang yang pertama kali mengajaknya bergabung ke NasDem.

Sebab kata dia, masyarakat tidak akan bertanya tentang paham atau pengertian yang bersifat ideologis atau teoritis. ‘’Saya sering sekali mendapatkan pertanyaan-pertanyaan praktis kalau mau mengajak masyarakat bergabung ke NasDem, apalagi didaftarkan lewat e-KTA. Kalau saya bergabung akan dapat apa? Dengan politik anti mahar itu kan NasDem tidak dapat uang, lalu dari mana mendapatkan uang untuk membiayai organisasi politik?,’’ ujarnya

Ia menambahkan, ‘’Pertanyaan-pertanyaan seperti itu terdengar mudah dan sederhana, tetapi menjawabnya sulit, apalagi jika tidak paham dengan pemikiran dasar tentang keberadaan NasDem”.

Dengan semangat terus belajar dan bertanya itu, Carsodi mulai menjalankan tugas-tugasnya sebagai Ketua DPC untuk segera melengkapi kepengurusan di tingkat DPRt dan memenuhi target e-KTA. “Kita harus tahu orang-orang yang di anggap tokoh, karena bisa berpengaruh di tengah-tengah masyarakat, sekaligus kita rekrut untuk dijadikan kader militant. Saya membuat peta potensi tokoh, baik itu di tingkat kelurahan maupun sekadar di lapisan rukun warga. Figur-figur itulah yang saya sambangi untuk bersilaturahmi dan sekaligus menyampaikan pesan-pesan politik.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top