18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Liga Mahasiswa NasDem Jepara Gelar Bincang Ketahanan Pangan

JATENG.NASDEM.ID – Baru-baru ini, mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia tumpah ke jalanan untuk menyuarakan berbabagi tuntutan. Salah satunya adalah terkait kenaikan harga kebutuhan pokok yang semakin gila-gilaan.

Kenaikan harga kebutuhan pokok di bulan Ramadan memang hal yang wajar, tetapi pada Ramadan kali ini masyarakat harus dihadapkan dengan harga minyak goreng yang menggila, harga BBM yang naik, dan diikuti oleh harga komoditas lain yang turut merangkak naik.

Selain yang disebut-sebut oleh khalayak ramai bahwa harga minyak goreng yang tinggi ini adalah ulah mafia. Namun, di sisi lain hal ini menunjukkan bahwa konsep ketahanan pangan yang perlu terus didorong.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyebutkan bahwa fenomena kelangkaan minyak goreng yang sempat terjadi beberapa waktu lalu sebelum akhirnya minyak goreng begitu melimpah tetapi dengan harga yang tinggi ini merupakan bukti rapuhnya ketahanan pangan Indonesia.

Ketahanan pangan menurut UU No 18 Tahun 2012 adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.

Ketahanan pangan ini juga memperjelas terkait kedaulatan pangan, kemandirian pangan, dan keamanan pangan. Harga minyak goreng dan bahan pokok yang melonjak menjadi penanda bahwa kedaulatan pangan dalam negeri saat ini mengalami gonjang-ganjing yang hebat.

Liga Mahasiswa NasDem Kabupaten Jepara merespon hal ini melalui sebuah diskusi bertajuk ‘Gonjang-ganjing Kenaikan Harga dan Kelangkaan Minyak Goreng’ beberapa waktu lalu. Acara digelar secara daring, kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat umum dan para kader NasDem.

Pemuda turut ambil peran dalam diakusi ini sebagaimana disuarakan Wakil Ketua Bidang Pemilih Pemula dan Milenial DPD Partai NasDem Kabupaten Jepara Gatot Priambodo Agusta.

Ia berpendapat bahwa kenaikan harga kebutuhan pokok terutama minyak goreng menjadi permasalahan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.

“Ini adalah masalah kita bersama. Untuk itu perlu peran serta para generasi milenial dalam mengawal kebijakan-kebijakan yang harusnya dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur CV Jenderal Berkah Ifan Muarif yang hadir pada diskusi turut mengaminkan hal tersebut. Ia mengatakan permasalahan kenaikan harga minyak goreng sangat dirasakan oleh masyarakat.

Selain kondisi ekonomi dalam negeri, dampak adanya perang dunia pada banyak negara lain yaitu inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah harus mampu nelakukan berbagai upaya demi kestabilan ekonomi dunia.

Tenaga Ahli AKD Pimpinan DPRD Kabupaten Jepara Kak Abdul Rois Reza P. menegaskan bahwa adanya kebijakan pemerintah perlu dicermati bersama.

“Kebijakan pemerintah menjadi hal yang perlu dicermati tidak bisa saling menyalahkan adanya kebijakan tersebut karena memungkinkan adanya kebijakan lain sebagai bentuk realisasi program pemerintah yang selalu menjada kestabilan keuangan negara,” tegasnya.

Pada akhirnya, melambungnya harga minyak goreng dan berbagai kebutuhan lain ini harus menjadi perhatian bersama. Jika pemerintah sudah tak bisa berbuat apa-apa selain melepas harga minyak goreng yang begitu ‘wow’, maka tak ada salahnya rakyat untuk bergerak.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top