JATENG.NASDEM.ID – Anggota Komisi III DPR RI Kak Eva Yuliana menyoroti tingginya angka kasus narkoba di Provinsi Sumatera Utara. Menurut Kak Eva, dari hasil laporan aparat penegak hukum di wilayah Sumut, angka pengguna narkoba menyentuh hingga 1,8 juta jiwa.
Melihat angkat tersebut, Kak Eva menyampaikan bahwa perlu adanya perhatian khusus. Ia menyarankan langkah pencegahan, salah satunya melalui program Desa Siaga dengan membangun sistem di suatu desa yang memelihara kesehatan masyarakat setempat.
“Saya menyarankan untuk penyelesaian atau menghadapi pencegahan juga penyelesaian kasus narkoba ini dimulai dari berbasis desa. Jadi kita fokus menyelesaikan dengan berbasis kekuatan desa, salah satu contohnya ada Desa Tangguh atau ada Desa Siaga,” ujar Kak Eva saat mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI dengan jajaran Polda Sumut dan BNNP Sumut di Medan, Sumut, Selasa (8/3).
Untuk menanggulangi tingginya kasus narkoba ini, Kak Eva menekankan, kepolisian dan BNNP harus aktif turun ke masyarakat desa memberikan penguatan baik itu dalam bentuk sosialisasi atau kegiatan positif yang dapat meminimalisir adanya perbuatan yang mengarah ke penyalahgunaan narkotika.
“Dimulai dari masyarakat di level desa untuk meminimalisir persoalan-persoalan yang ada khususnya dalam hal ini adalah persoalan narkotika disambut baik. Alhamdulillah, Polda dan BNNP Sumut bekerja sama dalam penguatan berbagai desa untuk meminimalisasi penggunaan atau kasus-kasus narkoba yang ada di Sumatera Utara ini,” kata Kak Eva yang juga merupakan Ketua DPD NasDem Kota Surakarta itu.


