JATENG.NASDEM.ID – Pengurus DPD NasDem Kabupaten Cilacap menggelar safari politik ke DPC PDIP Kabupaten Cilacap dan DPD II Golkar Kabupaten Cilacap pada Senin (7/3) kemarin. Ketua DPD NasDem Kabupaten Cilacap Kak Ammy Amalia Fatma Surya menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan upaya untuk menjalin komunikasi dan menciptakan kondusifitas politik di Kabupaten Cilacap.
Sebagai partai yang sudah dua kali menjadi peserta pemilu, Kak Ammy menegaskan bahwa NasDem Cilacap berhasil mengantarkan empat kursi di DPRD Kabupaten Cilacap.
“Alhamdulillah pada 2019 kedua kali ikut pemilu kami berhasil mendapatkan empat kursi, satu fraksi di DPRD. Kami tak ingin puas, kami ingin membesarkan Partai NasDem, saya yakin partai Golkar juga ingin besar. Kami menjalin silaturahmi dan komunikasi politik hingga 2024,” kata kak Ammy saat bertemu pengurus DPD Golkar Cilacap.
Kak Ammy menegaskan bahwa persingan dalam hal politik saat pesta demokrasi merupakan hal yang lumrah. Namun ia berharap dengan komunikasi yang intens dan silaturahmi ini, tidak ada gesekan dan komunikasi antar-partai politik kembali terjalin.
“Dalam pesta demokrasi kita bersaing secara politik, namun setelahnya kita bisa bersilaturahmi dengan baik dan gesekan di masyarakat juga selesai setelah pesta demokrasi dan masyarakat kembali bersatu dan bahu-membahu bisa bersama dengan pemerintah dan wakil rakyat mereka meningkatkan kesejahteraan,” ia menekankan.
Hal ini senada dengan yang disampaikan Kak Ammy dalam kunjungannya ke DPC PDIP Kabupaten Cilacap. Ia mengatakan bahwa NasDem dan PDIP memiliki komitmen yang sama untuk menyukseskan pemilu serta mengatasi pandemi Covid-19.
“Kami dan PDIP Cilacap sama-sama memiliki komitmen dan sama-sama di luar menyukseskan Pemilu 2024 kami bahu-membahu mengatasi dan keluar dari pandemi covid-19 dan kegiatan ekonomi bisa bergulir kembali,” tambahnya.
Perbincangan poilitik tersebut turut membahas isu pengunduran jadwal pemilu 2024 yang digulirkan oleh beberapa pihak. Bagi NasDem, Kak Ammy menegaskan bahwa partai ini memiliki komitmen sesuai konstitusi tidak ada perubahan jadwal penyelenggaraan pemilu.
“Kami mendukung Pemilu Serentak di tahun 2024. Untuk itu apapun dinamikanya ditunda atau tidak, kita harus mempersiapkan diri. yang paling penting adalah menjaga kondusifitas di tengah masyarakat menyukseskan pemilu 2024,” pungkasnya.

