JATENG.NASDEM.ID – DPD Partai NasDem meresmikan Posko Pengaduan Kekerasan Seksual, sebagai upaya perlindungan dan pemulihan para korban kekerasan seksual. Posko Pengaduan Kekerasan Seksual ini dibuka serentak di 34 provinsi di Indonesia, mulai Selasa (18/1) ini.
Pendirian Posko dilatari angka kasus kekerasan seksual yang mengalami kenaikan tiap tahunnya, yaitu sebanyak 800 persen selama tahun 2008-2019 yang dicatat oleh Komnas Perempuan. Keprihatinan ini menjadi alasan penting kehadiran posko pengaduan kekerasan seksual ini.
Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai NasDem Kak Amelia Anggraini mengatakan bahwa Indonesia tengah mengalami darurat kekerasan seksual. Stigma negatif pada korban kekerasan seksual untuk melapor, kian memperparah kondisi yang terjadi. Akibatnya, kekerasan seksual hanya diketahui di permukaan saja.
“Negara harus hadir dalam penanganan kekerasan seksual untuk menjamin kepastian hukum pada korban kekerasan seksual. Memperjuangkan hal ini adalah kerja politik Partai NasDem sejak 2016 yang lalu,” kata Kak Amel dalam sambutannya.
Kak Amel menekankan bahwa Posko Pengaduan Kekerasan Seksual yang sudah berdiri di masing-masing kantor DPW tiap provinsi ini, selanjutnya akan diteruskan di tiap kabupaten/kota di Indonesia.
“Partai pemerintah untuk menciptakan Indonesia yang aman dari kekerasan seksual. Ini adalah ikhtiar politik kami bagi warga Negara Indonesia dari ganasnya kekerasan seksual,” ia menekankan.
Peresmian dilakukan oleh Wakil Ketua MPR RI Kak Lestari Moerdijat. Kak Lestari, yang sapaan akrab Kak Rerie, mengatakan bahwa NasDem berada di garda terdepan bersama para korban kekerasan seksual untuk hadir dan mendampingi menyelesaikan pemasalahan kekerasan seksual di Tanah Air.
“Persoalan perempuan adalah masalah kita semua, ini adalah tugas dan tanggung jawab kita semua sebagai anak bangsa. Yang kita bicarakan adalah masalah kemanusiaan bukan sekadar masalah terhadap kekerasan saja namun kita berbicara harga diri, hak sebagai manusia, di atas itu semua kedaulatan kita sebagai Negara,” Kak Rerie menekankan.
Atas diresmikannya Posko Pengaduan kekerasan Seksual di seluruh Indonesia ini, Kak Rerie, berharap Posko Pelaporan Kekerasan Seksual menjadi rumah yang aman dan rumah perempuan untuk mendapat rasa aman bagi para perempuan dan para penyintas kekerasan seksual.
Di Jawa Tengah, peresmian Posko Pengaduan Kekerasan Seksual dilakukan di Kantor DPW NasDem Jawa Tengah bersama para jajaran pengurus. Selain itu hadir pula para Ketua Sayap Partai seperti Garnita, Gemuruh, dan Bantuan Hukum yang ke depannya akan terlibat dalam penanganan pelaporan kasus kekerasan seksual.

