18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

NasDem Jateng Berupaya Bangun Stuktur Kepengurusan yang Prima

JATENG.NASDEM.ID –  Sebagai persiapan menghadapi verifikasi partai politik oleh KPU ke seluruh partai politik pada 2022 nanti, NasDem Jawa Tengah menargetkan agar pada 10 Agustus 2021, seluruh DPD yang sampai saat ini masih ada DPC yang belum ada pengurusnya, telah mengajukan permohonan pengesahan SK DPC ke DPW. Selain harus memenuhi kelengkapan administrasi diharapkan juga mempertimbangkan aspek popularitas, aseptabilitas sehingga mampu mendapatkan struktur kepengurusan yang prima.

Menurut Sekretaris NasDem Jawa Tengah Ali Mansyur sampai hari ini, tinggal sedikit saja kepengurusan DPC yang yang masih kosong, tidak lebih dari13 persen dari 576 DPC seluruh Jawa Tengah. ‘’Tentu saja kami sangat berterimakasih kepada kakak-kakak DPW yang secara rapi sudah melengkapi pembentukan kepengurusan di tingkat DPC,’’ ujarnya beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun dari sekretariat NasDem Jawa Tengah, hingga saat ini hampir 60 persen seluruh DPC NasDem se-Jateng sudah mendapatkan surat pengesahan pengurus cabang, sedangkan yang masih dalam  proses verifikasi sekitar tiga puluh persennya. Diharapkan sebelum masuk triwulan ke empat 2021, seluruh administrasi terkait dengan pembentukan DPC ini sudah dapat terselesaikan.

Dalam berbagai kesempatan, Ketua DPP NasDem Pemenangan Jawa III Sugeng Suparwoto mendorong agar seluruh pengurus daerah untuk segera melengkapi kepengurusan hingga tingkat cabang. Bahkan, sedianya dalam konsolidasi putaran kedua yang dijadwalkan mulai Juli ini akan diadakan semacam Rakorda guna melantik seluruh pengurus cabang dan menetapkan program kerja.

‘’Nanti mulai Juli, kita adakan konsolidasi tahap kedua sekaligus silaturahmi. Semua pengurus DPC yang berjumlah delapan orang per kecamatan itu diundang. Cari tempat yang terbaik di wilayah masing-masing, nanti kita kirimkan baju seragam baru,’’ ujar Kak Sugeng. Namun karena Jawa Tengah masuk dalam zona merah Covid-19 dan saat ini pemerintah tengah menjalankan kebijakan PPKM Level Empat, maka rencana konsolidasi tahap kedua itu pun ikut tertunda.

Menurut Kak Sugeng  demikian ia sering disapa, meskipun ada target dalam pembentukan DPC tersebut, namun ia mengingatkan jangan lantas asal comot. ‘’Jangan asal sambang ndalan kalau ketemu orang di jalan dan bersedia jadi pengurus langsung dicomot. Namun tetap diperhatikan bobot, bibit, dan bebet nya,’’ ujarnya.

Sebab menurut Ketua Komisi VII DPR RI itu, pengurus DPC apalagi ketua haruslah kader yang memiliki keberanian dan potensi untuk bertarung dalam Pemilu 2024. ‘’Ya kalau terjun ke politik, lantas tidak berambisi menjadi anggota legislatif ya buat gimana. Jangan-jangan mereka mau bergabung ke kepengurusan itu hanya sekadar untuk mengisi waktu kosong, atau malah kopyah sebagai upaya untuk menghindari orang di rumah,’’ ujarnya dalam berbagai kesempatan konsolidasi di DPD-DPD yang selalu disambut tawa peserta.

Karena itu, lanjut Kak Sugeng yang sebelum terjun ke dunia politik sempat bertekun di dunia jurnalistik itu, memperhatikan kualitas personal itu menjadi sangat penting. ‘’Harus diperhatikan aspek administrasi, yaitu aturan kuota 30 persen untuk pengurus perempuan. Selain itu, seluruh pengurus harus sudah memiliki e-KTA NasDem,’’ katanya.

Selain aspek yang bersifat administrasi tadi, kata Kak Sugeng, pengurus minimal ketua, bendahara, dan sekretaris (KSB) haruslah juga diteropong aspek popularitas, aseptabilitas, dan elektabillitasnya. ‘’Ya itu tadi yang saya katakan, menunjuk pengurus itu jangan sambang ndalan. Perlu diperhatikan fakor-faktor yang terkait dengan kualitas personal, minimal yang bersangkutan memiliki jaringan di teritorialnya masing-masing, selain itu juga diharapaan disenangi oleh komunitasnya,’’ ujar Sugeng.

Menurut Sugeng, jika NasDem memiliki struktur kepengurusan yang kuat, dalam arti lengkap dan berkualitas, maka bukan tidak mungkin jika dalam Pemilu 2024 nanti bisa memenuhi harapan Ketua Umu Surya Paloh menjadi pemenang kedua.

‘’Jangan takabur ya Alloh, tetapi jika NasDem memiliki struktur kepengurusaan yang prima, lengkap dalam jumlah, unggul dalam kualitas, maka posisi kedua dalam Pemilu Februari 2024 nanti sepertinya bisa kita gapai,’’ katanya optimistis.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top