JATENG.NASDEM.ID – Duka menyelimuti keluarga dan kerabat, teman serta kader Partai NasDem Grobogan atas meninggalnya Kak Ulil Huda. Di kalangan pengurus Partai NasDem Grobogan, sosok almarhum sangat dekat dengan kader karena aktif turut merintis dan membesarkan Partai NasDem di Grobogan sejak awal.
Perjuangan pendidikan politik kepada warga ia lakukan melalui partai NasDem besutan Surya Paloh ini, ia bergabung ke Partai NasDem setelah berjuang di jalur pergerakan usai lulus di perguruan tinggi UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta. Idealisme untuk berjuang bersama warga ia lakukan dengan aktif di sejumlah organisasi pergerakan, dan kegiatan sosial lalinnya, hingga kemudian pada awal dirintisnya Partai NasDem, almarhum Ulil Huda bergabung dan berlabuh berjuang melalui Partai NasDem dan dipercaya menjadi Sekretaris DPD Nasdem Grobogan dua periode.
Sikap yang luwes dan ngemong kepada kader NasDem, ia terapkan dengan terus mengajak kader dan pengurus berjuang membesarkan NasDem di Grobogan, sehingga pada Pemilu 2014, atas konsolidasi dan kiprah almarhum Ulil Huda, Partai NasDem mampu mendapatkan 3 kursi di DPRD Grobogan.
Tidak hanya aktif di struktural DPD NasDem Grobogan, almarhum juga aktif di sejumlah kegiatan pendidikan politik milik NasDem, dengan ikut dan mengirimkan sebanyak 45 kader muda dalam pendidikan di Akademi Bela Negara milik Partai NasDem.
Di kalangan pengurus NasDem dan kader NasDem almarhum dikenal sebagai sosok anak muda yang memiliki pemikiran inovatif, inspiratif, dan mampu membawakan visi restorasi partai kepada kader NasDem, sehingga membuat kader memiliki gairah berjuang melalui Partai NasDem.
“Di kalangan pengurus dan kader, sosok Ulil Huda menjadi magnet bagi Nasdem grobogan, untuk menarik simpatik warga, sikap low profil Ulil Huda dan kepiawaian dalam berorasi dan berkomunikasi dengan publik menjadikan kader merasa diuwongke dan nyaman saat mengikuti kegiatan partai,” Ketua DPD Nasdem Grobogan Kak Nonik Suparnoto.
Sebelum kondisi kesehatan menurun, dan menderita sakit, satu tahun lalu, almarhum masih aktif mengikuti perkembangan partai. Dan usai menjadi Sekretaris partai, almarhum juga terus memberikan sumbangsih pemikiran kepada kader NasDem.
Kak Nonik mengatakan NasDem Grobogan kehilangan sosok kader NasDem terbaik, dan sekaligus putra grobogan, yang telah merintis dan membesarkan Partai NasDem di Grobogan hingga saat ini. Sehingga selain turut berduka cita, ketua DPD NasDem Grobogan menginstruksikan kepada kader NasDem untuk mendoakan almarhum, semoga amal perjuangan almarhum di Partai NasDem, mendapatkan pahala olehNya.
“Kita banyak berhutang jasa dengan almarhum Ulil Huda, karena kader yang saat ini aktif di kepengurusan DPD dan DPC mengenal sosok almarhum Ulil Huda sebagai kader muda yang memiliki potensi besar membawa kemajuan partai Nasdem di Grobogan,” katanya saat usai melakukan takziah dirumah duka.
Tidak hanya Ketua DPD, di kalangan pengurus DPC sosok Ulil Huda mampu menjadi inspirasi pengurus kader untuk tetap semangat berjuang di jalur partai NasDem. “Almarhum selalu rajin silaturahim menyambangi kader Nasdem ditingkat kecamatan dan desa, sehingga membuat kader dekat dengan almarhum dan selalu membantu kesulitan pengurus dan kader,” ujar Mustain, Ketua DPC Tanggungharjo.
Almarhum lahir di Grobogan pada 26 Februari 1982, dengan pendidikan terakhir S1 UIN Sunan Kalijaga Fakultas Dakwah. Usai menamatkan kuliah,sosok Ulil Huda sempat mengembara ke Ibukota Jakarta untuk menambah wawasan, dan kemudian ia pulang kampung kemudian aktif di berbagai kegiatan.
Almarhum Ulil Huda menikah dengan Siti Laila putri dari seorang tokoh agama di kecamatan Sulursari, pernikahan Ulil Huda dengan Siti Laila dikaruniai dua anak yakni Najwa dan Kaisar Fernando Huda yang masih kecil. Keluarga ini menetap tinggal di Dusun Kedaton, Desa Pulorejo, Kecamatan Purwodadi. Selain sebagai sosok yang dikenal dekat dengan keluarga, almarhum juga dekat dengan warga, dan aktif di kegiatan sosial di kampungnya.
Di kalangan kerabat dan keluarga sosok almarhum merupakan panutan karena merupakan santri dan kemampuan bidang agama, serta memiliki wawasan yang luas. Almarhum meninggal pada Sabtu siang (31/07) kemarin, setelah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit swasta di Purwodadi akibat kondisi kesehatan menurun. Almarhum dimakamkan di tempat pemakaman umum di Desa Pulorejo, Kecamatan Purwodadi Grobogan dengan iringan doa dari keluarga, kerabat dan teman serta warga yang turut mengantar ke pemakaman.
Kepergian almarhum menghadap Rabbnya membuat teman-teman almarhum, terlebih Partai NasDem kehilangan sosok pejuang yang merintis kebesaran partai di Grobogan. Selamat Jalan Kak Ulil Huda. (NJ24)


