JATENG.NASDEM.ID – Ketua DPP NasDem Pemenangan Jawa III (Jateng dan DIY) Sugeng Suparwoto dapat memahami ndlosornya perolehan e-KTA selama Juli ini, terkait dengan diberlakukannya kebijakan PPKM darurat 3–21 Juli yang kemudian diperpanjang dengan istillah PPKM Level Empat mulai 21 Juli hingga berakhir Minggu (25/7) ini.
‘’Ya bagaimana lagi, kondisinya memang sedang sulit seperti ini. Kita masih terbiasa dengan model tatap muka, jadi rekrutmen dengan cara virtual atau hanya secara daring, belum cukup familiar baik bagi masyarakat maupun kita sendiri,’’ ujar Sugeng Suparwoto sesaat sebelum menyerahkan kendaraan jenazah dan ambulans ke NasDem Jateng yang diterima oleh Kakak Setyo Maharso di Akademi Bela Negara, Jakarta, Jumat lalu.
Berdasarkan laporan dari sekretariat NasDem Jateng, per hari Sabtu (24/7) jumlah perolehan e-KTA Jateng mencapai 176.927, atau sekitar 38 persen dari target 470.000 sampai akhir tahun. Pada Sabtu kemarin, hanya menambah 83 kartu Jumlah ini adalah paling kecil selama sebulan ini, yang biasanya bertengger di angka 100 hingga 125. Sebelum PPKM diberlakukan, sekitar Juni, setiap hari rata-rata penambahkan e-KTA adalah 900 buah.
Pada 3 Juli 2021, capian e-KTA berjumlah 172.953 dengan tambahan sebanyak 412 buah, sedangkan untuk 5 Juli tambahan per harinya sudah merosot hanya berjumlah 256, dan pada 8 Juli bertambah 182. Sejak tanggal itu, kisaran penambahan hanya bergerak di angka 100–150 untuk setiap harinya.
Terkait dengan kondisi tersebut, Sugeng meminta NasDem Jateng untuk Kembali memanaskan mesin organisasi guna mendulang kembali perolehan e-KTA. ‘’Saya berharap agar minggu depan, atau setelah diberlakukannya PPKM Level Empat ini pemerintah akan menurunkan derajat kedaruratan, sehingga kita akan lebih leluasa menyambangi masyarakat,’’ katanya.
Namun demikian, Ketua Komisi VII itu sangat wanti-wanti kepada Kakak-kakak di Jateng untuk tidak bersikap konyol juga, ‘’Kadang-kadang penularan Covid-19 ini juga disuburkan oleh sikap kekonyolan kita, misalnya tidak mau pakai masker meskipun sudah tahu jika penyebaran utama Covid ini dari droplet bersamaan ketika kita saling bicara. Selain itu, kita tahu bila virus itu akan lunglai jika bersentuhan dengan yang asam-asam, namun kita menyepelekannya dengan tidak cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer,’’ ujar Sugeng.
Karena itu, Kakak Sugeng berpesan kepada NasDem Jateng untuk selalu taat pada prosedur kesehatan ketika harus bertemu dengan warga. ‘’Pastikan dulu sebelum bertemu dengan warga, apakah ruangannya memadai sesuai prokes atau tidak. Apakah semua peserta menggunakan masker atau tidak, dan apakah jarak duduk para peserta sesuai aturan atau tidak. Kalau standart prokes sudah terpenuhi, Insyaallah akan aman,’’ ia mengingatkan.
Sugeng mengingatkan, sampai saat ini belum ada koreksi dari pengurus pusat atas target capaian e-KTA untuk Jawa Tengah dan seluruh Indonesia. ‘’Artinya, kita masih terikat dengan target yang selama ini telah ditetapkan oleh DPP yaitu 470 ribu e-KTA hingga akhir tahun 2021,’’ ujarnya.
Bila posisi NasDem Jateng per hari ini berjumlah 176.927 e-KTA, maka untuk sampai pada target, masih dibutuhkan lagi 293.000. ‘’Kita tinggal punya empat bulan lagi, itu artinya setiap bulan kita harus nambah sekitar 73 ribu e-KTA,’’ katanya menekankan.
Sugeng Suparwoto optimistis bila target 470 ribu itu akan tercapai, hal ini berdasarkan pengalaman selama ini. ‘’Saya masih ingat betul, pada 15 Februari 2021 ketika pertama kali kami mengadakan konsolidasi di Kebumen, jumlah perolehan baru berada di posisi 35 ribu, namun pada akhir konsolidasi pada 31 Mei di DPD Kota Semarang, sudah melambung menjadi 145 ribu, dan kini bertengger di 176.927,’’ katanya menjelaskan.
Karena itu, kata dia, setelah pandemi ini mereda, pihaknya akan turun kembali ke lapangan guna menggelar konsolidasi putaran kedua. ‘’Kalau Covid ini sudah reda, kita langsung akan genjot kembali,’’ ujarnya menegaskan.


