18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!
Sumber: Medcom.id

Pratikno Desak Vaksinasi untuk Siswa SMP dan SMA Harus Disegerakan

JATENG.NASDEM.ID – Awal Juli lalu, pemerintah telah memulai vaksinasi Covid-19 terhadap anak usia 12-17 tahun. Vaksinasi ini dilaksanakan setelah keluarnya izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa target pemerintah untuk vaksinasi anak usia 12-17 tahun ini sebanyak 32,6 juta anak. Selain itu vaksinasi anak ini juga masuk ke dalam vaksinasi tahap 3 yang menyasar masyarakat rentan dan masyarakat umum.

Mengutip situs resmi Kemenkes, vaksinasi anak 12-17 tahun ini bisa dilakukan di sekolah/madrasah/pesantren berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan kantor wilayah/kantor Kementerian Agama setempat. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah pendataan dan monitoring pelaksanaan.

Wakil Ketua DPRD Jepara Pratikno menyambut dengan gembira terkait izin vaksinasi terhadap anak usia 12-17 tahun ini. Menurutnya, hal ini harus segera didorong pelaksanaannya agar anak SMP dan SMA sederajat bisa segera melakukan pembelajaran tatap muka.

“Vaksin ini bisa dikonsentrasikan ke anak SMP dan SMA. Mereka sudah 2 tahun tak bertemu guru,” ujarnya pada Rabu (21/2).

Menurut Kak Pratikno, vaksinasi ini sebaiknya dilakukan ke satu sekolah ke sekolah yang lain yang ditujukan bagi seluruh siswa. Dengan begitu, anak-anak yang ada di sekolahan tersebut akan siap menyambut pembelajaran tatap muka.

Pratikno berpesan agar pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan meyeluruh bagi anak didik, bukan memakai persentasi saja. Setelah di satu sekolah dinyatakan tervaksin seluruhnya, vaksinasi bisa dilanjutkan ke sekolah lain dengan sistem yang sama.

Pelaksanaan pembelajaran setelah pelaksanaan vaksinasi ini juga harus diatur sedemikian rupa agar tidak membahayakan murid dan juga tenaga pendidik. “Jika sudah divaksin, saya yakin mereka bisa diatur untuk kembali bersekolah dengan prokes ketat. Bisa dengan sistem gantian. Jika sampai lulus tak ketemu guru ya repot ini,” tambahnya.

Pembelajaran daring dikeluhkan banyak pihak terutama orang tua siswa karena dinilai kurang efektif. Beberapa sekolah di Jawa Tengah telah mengujicoba pembelajaan tatap muka beberapa waktu lalu, tetapi kembali ditunda akibat penerapakn PPKM darurat.

Adanya izin vaksinasi untuk usia 12-17 tahun ini disambut baik oleh banyak pihak. Percepatan vaksinasi bagi anak-anak di usia SMP dan SMA ini diharapkan dapat mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top