18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Sugeng Suparwoto Minta Pembentukan DPRt Ditingkatkan Secara Online

JATENG.NASDEM.ID – Ketua DPP NasDem Pemenangan Jawa III (Jateng dan DIY) Sugeng Suparwoto mengharapakan NasDem Jateng tetap terus menggiatkan pembentukan pengurus ranting sebagai pijakan untuk meningkatkan perolehan e-KTA.

Sugeng Suparwoto yang juga Ketua Komisi VII DPR RI menyadari sepenuhnya bila saat ini, sebagian besar wilayah Jateng dan DIY masuk dalam zona merah covid-19.

‘’Iya saya tahu bahwa di Jateng dan juga DIY saat ini kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya, bahkan sejumlah kabupaten/kota telah menginjak rem kesiagaan dalam-dalam dengan memberlakukan jam malam dan juga pembatasan interaksi sosial antar warga,’’ ujarnya.

Terkait hal itu, politikus yang pernah menggeluti dunia jurnalistik  itu meminta kepada seluruh kakak-kakak di Jateng untuk bersikap sangat patuh terhadap protokol kesehatan, dengan menjalankan petunjuk-petunjuk yang telah diberikan para petugas di lapangan.

‘’Saya sangat sedih jika mendengar diantara kakak-kakak yang terpapar Covid 19, dan ndilalahnya ada saja yang ikut terkena. Padahal upaya untuk berhati-hati sudah tidak kurang disampaikan dan dilakukan,’’ ujarnya.

Namun demikian, Kakak Sugeng juga mengharapkan  bahwa di tengah-tengah maraknya penularan Covid-19 ini, tidak menjadikan NasDem Jateng kendor semangat dalam mencapai target organisasi yaitu pencapaian e-KTA dan penguatan struktur partai.

‘‘Bahwa kita berhati-hati, patuh pada prokes, hidup lebih patuh pada asumsi-asumsi kesehatan adalah satu pihak yang harus kita lakukan, sedangkan di pihak lain, ada sejumlah tugas-tugas kepartaian yang juga tetap untuk dilaksanakan,” katanya menekankan.

Menurut Sugeng, justru dalam kondisi dimana warga disarankan untuk lebih banyak berdiam di rumah, memberikan peluang yang sangat bagus bagi kita untuk melakukan komunikasi dengan masyarakat.

‘’Penguatan struktur seperti pembentukan DPRt jangan diasosiasikan hanya bisa dilakukan pertemuan tatap muka dengan warga, namun dalam era teknologi komunikasi yang sudah berkembang seperti sekarang ini, bisa dilakukan dengan bantuan alat-alat teknologi  komunikasi,” ujarnya.

Anggota DPR RI dari Dapil VIII (Banyumas dan Cilacap) itu memberikan ilustrasi, ‘’Misalnya saat ini akan membentuk DPRt, maka Ketua DPC bisa membuat daftar dari orang-orang yang dikenal dalam setiap kelurahan atau desa,’’ katanya.

Ia menambahkan, ‘’Biasanya seorang ketua cabang mempunyai kader atau telah menanam orang di sebagian besar kelurahan atau desa. Nah kader-kader  itulah yang digunakan sebagai embrio pembentukan DPRt dengan melibatkan orang-orang yang mereka kenal.’’

Menurut Kakak Sugeng, dalam kondisi semi lockdown seperti sekarang ini, justru memberikan peluang bagi para pengurus cabang untuk membuat strategi pembentukan pengurus di ranting.

‘’Saya kok malah melihat ini sebagai peluang yang sangat bagus, dimana kakak-kakak semua mendapatkan kesempatan untuk lebih banyak berada di rumah. Karena itu, kesempatan ini memberikan waktu bagi kita semua untuk duduk mengerjakan manajemen rekrutmen anggota,’’ ujarnya.

Secara sederhana, kata Sugeng, pimpinan teras DPC bisa membuat daftar tangan-tangan kanan di setiap kelurahan atau padukuhan/rukun warga. ‘’Bikin tabel saja, misalnya di kelurahan/desa satu, siapa yang dapat digunakan sebagai penggerak atau pelopor terbentuknya DPRt, kemudian dilanjutkan ke desa/kelurahan lainnya,” katanya.

Selanjutnya, kepada orang-orang yang sudah ditunjuk diminta pula membuat daftar tangan-tangan kanan mereka, tentu saja yang berdomisili di satu wilayah desa atau kelurahan.

“Cara ini dilakukan hingga sampai pada level ke tiga, yaitu: pertama, kelompok tangan kanannya para pengurus cabang. Kedua, kelompok tangan kanan dari tangan kanannya pengurus cabang. Dan level ketiga adalah kelompok tangan kanan, dari tangan kanannya dari tangan kanan pengurus cabang,” katanya memberi kiat rekrutmen.

Sebagai informasi, hingga Senin (21/6) kemarin, jumlah e-KTA telah tercapai 162.000 atau 35 persen dari target sebesar 470 ribu yang harus tuntas per 31 Desember 2021.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top