JATENG.NASDEM.ID – Ketua DPP NasDem Bidang Pemenangan Jawa III (Jateng dan DIY) Sugeng Suparwoto meminta NasDem Rembang untuk memperluas prestasi yang ditorehkan pada Pileg 2019, dengan memperbanyak perbendaharaan kursi di DPRD Kabupaten dan menopang perebutan posisi di DPRD Provinsi yang saat ini masih kosong.
“Narasi besar dari NasDem Rembang ini adalah cerita keberhasilan. Pertama kali maju pileg pada 2014, langsung nggondol tiga kursi DPRD Kabupaten, dan naik lebih seratus persen di Pileg 2019 dengan menempatkan tujuh kader sebagai anggota dewan,” ujarnya dalam konsolidasi di aula Fave Hotel, Sabtu (29/5).
Ia menjelaskan, bahkan NasDem Rembang bersama dengan Pati, Grobogan dan Blora mampu mempertahankan satu kursi DPR RI yang sudah diambil pada Pileg 2014. “Hanya memang terjadi penggantian kader yang duduk, jika di 2014 Kakak Donny Iman Priambodo maka di 2019 kemarin, tempat yang diduduki itu berpenghuni baru, karena diduduki oleh Kakak Sri Wulan,” katanya.
Menurut Sugeng, dengan keberhasilan menyabet tujuh kursi itu, menjadi modal dasar untuk meningkatkan target di 2024. “Di Rembang ini ada 45 kursi yang terbagi dalam tujuh dapil, karena itu saya memberikan target agar di 2014 nanti bisa naik seratus persen, yaitu 14 kursi. Dengan demikian, setiap dapil menetaskan dua anggota,” katanya.
‘’Selain itu juga saya minta agar di 2024, kursi DPRD Provinsi yang kemarin kosong bisa terisi. Sanggup?” ujar mantan jurnalis itu memberikan tantangan.
Mendengar tantangan itu, puluhan peserta konsolidasi yang terdiri seluruh pengurus DPD NasDem Rembang, seluruh Ketua DPC dan pengurus yang memenuhi ruangan aula sambil mengepalkan tangan berteriak, ‘’Kami sanggup.’’
Selain Sugeng Suparwoto, hadir dalam konsolidasi itu, anggota Tim Pemenangan Jawa III Harry Poernomo, Donny Iswandi. Sedangkan dari DPW NasDem Jateng hadir Kakak Setyo Maharso, Ali Mansyur, Sunu Bibit Fajar Prasetyo, Kakak Yuyun, Kakak Cindy, Kakak Idris. Kemudian dari unsur DPD tampak hadir Ketua DPD NasDem Rembang Bayu Andriyanto.
Menurut Sugeng, jika Rembang mampu menyumbangkan 12 kursi, atau minimal berada di posisi dua besar, maka akan menjadi bantalan bagi NasDem untuk mencapai target yang telah ditetapkan Ketua Umum menjadi pemenang kedua dalam Pileg 2024.
Berdasarkan catatan, Pileg 2019 lalu, Rembang menyediakan 45 kursi. PPP menjadi partai peraup kursi terbanyak (10), kemudian disusul PKB (8). Sedangkan NasDem berada di posisi ketiga dengan 7 kursi, disusul PDIP (6). Dalam hajatan politik itu, selain NasDem yang menikmati panen besar, tambahan kursi juga diraih oleh PDIP (1), PKS (2), dan PKB (2). Sedangkan yang menyusut antara lain adalah Gerindra, Golkar dan PAN.
Menurut Sugeng Suparwoto yang juga Ketua Komisi VII DPR RI itu, mencapai target kemenangan dua besar pada 2024, bukan sesuatu yang tidak mungkin, karena menurutnya Nasdem saat ini sudah menjadi partai pemenang secara nasional setelah PDIP, Golkar, dan Gerindra.
“Padahal kami baru ikut dua kali pemilu. Jadi hasil ini prestasi yang harus dibuat. Tentu dengan berkaca pada pengalaman kader-kader yang telah berhasil, ”ungkapnya.
Di Rembang sendiri dengan total 14 kecamatan, 294 kelurahan/desa, menurut Sugeng, harus terus menerus dilakukan sosialisasi. Utamanya dengan mengenalkan atribut partai ke masyarakat sekaligus kader sebagai bukti keseriusan partai dari level pusat hingga daerah.
“Selain itu, kami harap kepengurusan partai bisa terbentuk hingga level desa. Minimal 55 orang tiap desa. Agar bisa berjalan optimal saat menggaet masa, ” ia menegaskan.
Sementara untuk target di Jawa Tengah, Sugeng yakin bisa menjadi partai pemenang kedua. “Karena untuk mengincar sebagai pemenang pertama dirasa berat. Jadi kami target nomor dua saja. Dengan target 13 kursi,” ujarnya.
Target-target itu menurut Sugeng perlu dicapai untuk memenuhi kepentingan ketua umum yang mencanangkan NasDem sebagai pemenang di tingkat legislatif dalam skala nasional. “Itu keinginan Surya Paloh. Jadi kami harus optimistis, ”ungkapnya.
Sebagai langkah awal, ia menekankan kepada setiap pengurus DPC dan DPD agar memetakan dan merekrut tokoh-tokoh yang berpengaruh di tingkat kecamatan. Itu penting untuk mendongkrak suara partai baru seperti Nasdem.
“Pengurus DPC harus berani. Mencari kader terbaik untuk dicalonkan. Jadi dalam waktu dekat DPC dan DPD kami minta untuk mendata orang-orang hebat di masing-masing kecamatan,” pungkasnya.
