JATENG.NASDEM.ID – Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus telah membuat beberapa rumah sakit menambah bangsal, bahkan pemerintah daerah membuka tempat isolasi untuk menampung pasien positif.
Peningkatan kasus pasca-lebaran ini mengundang keprihatinan Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Kudus H Muhtamat. Menurutnya, kasus ini sudah bisa diprediksi mengingat kegiatan masyarakat di masa Lebaran kurang bisa dikendalikan,
Muhtamat menyebutkan bahwa lonjakan kasus ini kemungkinan besar disebabkan oleh kegiatan sosial seperti hajatan, pernikahan, dan silaturahmi yang ramai digelar saat momen Lebaran.
“Semua klaster yang ada berawal dari kegiatan-kegiatan sosial, seperti hajatan, silaturahim yang berlebihan saat Lebaran dan melupakan prokes sehingga menyebabkan ledakan kasus,” ungkapnya pada Kamis (27/5).
Saat ini, pemerintah Kabupaten Kudus tengah melakukan penjagaan ketat di berbagai titik untuk mencegah kendaraan masuk ke wilayah tersebut. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menaggulangi ledakan kasus Covid-19 yang tengah terjadi.
Selanjutnya, Muhtamat turut menyampaikan bahwa lonjakan kasus yang terjadi juga berpengaruh pada rencana pembelajaran tatap muka (PTM) yang sedianya akan dilaksanakan di Kabupaten Kudus dalam waktu dekat.
Ia menekankan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus untuk memberikan vaksinasi pada guru dan petugas sekolah.
Namun melihat tingginya kasus, bisa jadi rencana PTM ditunda hingga trennya menurun. “Namun melihat trennya seperti ini sepertinya tidak memungkinkan untuk diberikan izin PTM. Saya meminta semua elemen agar angka ini bisa ditekan, dan anak-anak bisa kembali bersekolah,” ia menekankan.
Melihat hal ini, Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Kudus ini mendorong agar pemerintah bersinergi dengan masyarakat untuk bersama-sama menekan kasus Covid-19.
“Hal ini bisa kita sikapi dengan bijak dengan saling sinergi dan edukasi. Jaga kondisi fisik dan psikis masyarakat, jaga komunikasi yang baik antara Pemda ke masyarakat sehingga tak terjadi kontradiksi,” ungkapnya.
Selanjutnya, seperti harapan semua pihak, Muhtamat berharap agar kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus dapat diatasi dengan segera sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti sedia kala tanpa mengesampingkan protokol kesehatan.
“Itu harus menjadi komitmen bersama untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Kita doa bersama semoga Covid segera menurun dan berlalu sehingga masyarakat bisa menikmati hidup seperti biasa,” pungkasnya.
