JATENG.NASDEM.ID -Tim Pemengan Jawa III (Jateng dan DIY) melanjutkan safari konsolidasi di seluruh wilayah Jawa Tengah. Mulai Jumat (28/5), tim yang dipimpin Ketua DPP NasDem Teritorial Jawa III Sugeng Suparwoto akan turun di DPD Grobogan, kemudian bergerak ke DPD Blora, Rembang, Pati, Kendal, Kota Semarang, dan berakhir di Semarang, pada Senin depan.
Menurut anggota tim pemenangan Jawa III yang juga Ketua Bappilu DPW NasDem Jateng, Sunu Fajar Wiwid, konsolidasi Dapil I dan III ini merupakan putaran perjalanan keenam.
‘’Sebelumnya kami sudah turun di Dapil DPR RI Jateng enam dan tujuh. Setelah itu kami menelusur Dapil IX dan X, mulai dari Brebes, Pemalang, Pekalongan, Tegal, Batang,” katanya.
Sedangkan awal Maret, tim bergerak di dapil IV dan V, mencakup Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Sukoharjo, Surakarta, Boyolali dan Klaten. Menjelang puasa Ramadhan, tim task force terjun di Dapil II, mulai dari Demak, Kudus dan Jepara. Dan pas pertengahan puasa, kami turun di Banyumas dan Cilacap.
Tim Pemenangan Jawa III atau Tim Task Force ini terdiri unsur DPP dan DPW. ‘’Kami melebur menjadi satu, sehingga proses selama konsolidasi berlangsung dipahami oleh tidak hanya unsur DPP tetapi juga DPW,” ujar Kakak Sunu.
Menurut Sunu, konsolidasi ini mengutamakan unsur dialog antara pengurus pusat, wilayah, dan daerah. ‘’Jadi yang diutamakan bukan wejangan dari para pemimpin, tetapi justru para pengurus cabang yang diaktifkan untuk bicara. Peserta konsolidasi yang sebagian besar adalah ketua pengurus cabang dan organisasi sayap, didorong untuk menyampaikan pokok-pokok pikiran dan keprihatinan dari masing-masiang wilayah,” ujarnya.
Sunu menambahkan, konsolidasi ini jauh dari suasana formalitas. ‘’Kami sangat bersyukur, Ketua Tertorial Jawa III, Kakak Sugeng Suparwoto yang juga Ketua Komisi VII DP RI, memiliki pengalaman berpolitik yang matang, selain itu dia juga mampu membawa suasana konsolidasi, sehingga suasana pertemuan tidak ubahnya sebagaimana terjadi dalam pertemuan-pertemuan keluarga Jawa,’’ katanya.
Mantan aktivis mahasiswa yang kini mencurahkan hidupnya di politik itu juga menyebut peran Ketua DPW Jateng Setyo Maharso sangat menentukan dalam upaya mengkonsolidasi seluruh kekuatan NasDem Jateng menuju Pilleg 2024. ‘’Kakak Maharso sebagai figur pemimpin yang bijak, pandai ngemong dan taktis menjelma sebagai kekuatan yang selalu memberikan penguatan-penguatan, menunjukkan arah, kemana kami yang masih muda-muda ini untuk melangkah,’’ ujarnya.
Sementara itu Ketua DPD NasDem Kota Tegal Bambang Mujiono menilai konsolidasi yang dilakukan tim DPP dan DPW itu memberikan dorongan dan pecutan bagi dirinya dan seluruh pengurus untuk terus bergerak.
‘’Kota Tegal sudah mendapatkan giiran konsolidasi. Kami sangat berterimakasih dengan kegiatan itu, karena mendapatkan penguatan dan dipacu untuk menginjak gas lebih dalam lagi dalam upaya melengkapi struktur organisasi dan capian e-KTA,’’ ujarnya.
Politisi yang juga seorang jurnalis itu menambahkan, kekuatan utama sebagai pengerak sebuah partai politik adalah kesadaran anggota untuk memperbaiki kondisi masyarakat. ‘’Jadi mereka-mereka yang berkumpul di sebuah partai politik itu, digerakkan oleh satu keinginan yang sama, yaitu memperbaiki keadaan masyarakat. Karena itu, tujuan yang sangat ideologis itu harus dijaga dan terus menerus dipupuk lewat komunikasi yang intens antara pengurus pusat, daerah, wilayah serta kader-kader biasa,” katanya.
Tanpa komunikasi yang berimbang, ia menambahkan, niscaya sebuah gerakan bisa berlangsung lama. Dan, konsolidasi yang dipimpin Kakak Sugeng Suparwoto itu adalah sarana untuk menciptakan komunikasi yang deliberatif.
