JATENG.NASDEM.ID – Pandemi Covid-19 yang tengah terjadi di Indonesia memaksa berbagai sendi kehidupan harus menyesuaikan diri. Tak terkecuali kegiatan keagamaan. Sesuai dengan arahan pemerintah, perayaan hari besar keagamaan agar dilakukan secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.
Hari ini, perayaan Hari Tri Suci Waisak yang biasanya secara besar-besaran berpusat di Candi Borobudur, Magelang terpaksa juga harus absen. Tak heran hal ini menimbulkan kekecewaan bagi para pelaku wisata di sekitarnya.
Ketua DPD NasDem Kabupaten Magelang Maladi mengungkapkan bahwa telah setahun lebih kondisi wisata di Kecamatan Borobudur lesu, bahkan terpuruk. “Mulai Maret tahun lalu kita tak dapat momen apa pun. Semua pelaku wisata di Borobudur terpuruk akibat pandemi,” katanya, Rabu (26/5).
Menurut Maladi, hari besar dan juga hari libur dalam situasi normal merupakan rezeki yang ditunggu oleh pelaku wisata di Borobudur. Namun lebih dari setahun ini mereka harus ‘puasa’ akibat minimnya angka kunjungan wisatawan.
Termasuk perayaan tahunan Hari Tri Suci Waisak yang biasanya berpusat di Borobudur, merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh pelaku wisata di Borobudur.
“Kami tak dapat pemberitahuan apapun dari Candi Borobudur (perayaan Waisak). Artinya tidak ada kegiatan karena semua menghormati kondisi pandemi,” ujar Maladi yang juga pelaku wisata di bidang jasa penginapan ini.
Melihat hal ini, ia meminta agar seluruh pelaku wisata di Borobudur agar tak putus asa meskipun tak dapat pemasukan. “Kondisinya seperti ini. Tetap kita menyadari adanya pandemi ini, kita tak bisa berbuat banyak dan tetap bersabar dan tak putus asa,” ujarnya.
Untuk itu, Maladi mendorong pada seluruh pelaku wisata agar bahu membahu menerapkan protokol kesehatan bersama masyarakat sehingga pandemi ini dapat segera berlalu. Berbagai pengalaman selama pandemi diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi para pelaku wisata.
“Harapannya masyarakat dan pelaku wisata mengikuti protokol agar wabah ini cepat berlalu. Semoga Kesabaran ini bisa bikin pondasi usaha ke depan semakin kuat,” harapnya.
Melalui sambungan telepon, Maladi yang tak pernah absen dalam mensukseskan gelaran berbagai event wisata dan agama di kawasan Borobudur tersebut tak lupa mengucapkan selamat pada para umat Buddha di Indonesia.
“Selamat Hari Raya Waisak semoga kita selalu semangat untuk menuju Indonesia sukses taklukkan pandemi!,” ujarnya.
Selaras dengan Kak Maladi, keluarga besar DPW NasDem Jawa Tengah mengucapkan selamat Hari Tri Suci Waisak 2656 BE/2021. Semoga damai dan kebijaksanaan selalu menyelimutai kita semua. Amin!
