18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Meski Warga Keturunan, Susanto Mampu Bawa Perubahan di Kabupaten Pati

JATENG.NASDEM.ID – Warga berlatar Tionghoa di Indonesia sempat dipandang sebelah mata dan mendapat perlakuan diskriminasi. Namun pacareformasi, peluang terbuka luas termasuk meraih posisi sebagai pejabat publik.

Hal itu tercermin pada sosok Susanto. Pria berdarah Tionghoa itu kini duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Pati Fraksi NasDem. Ia mengawali debut pemerintahan sebagai kepala desa di salah satu wilayah pelosok di Pati.

“Saya pertama menjabat Ketua BPD Angkatan Lor. Teman-teman mencalonkan saya sebagai Kepala Desa Angkatan Lor, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati,” kata Susanto menceritakan pengalamannya.

Sebelum nyemplung ke NasDem, Susanto sempat bergabung sebagai Wakil Ketua Gerindra Kabupaten Pati. Namun pertemuan dengan NasDem yang membuatnya bisa masuk parlemen dalam Pileg 2019 lalu.

Menurut Susanto kepindahan dari Gerindra ke NasDem tak lain setelah melihat visi misi Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam memakmurkan rakyat. “Cuma saya di sana setelah mengetahui visi misi NasDem saya sangat tertarik, tanpa mahar. Keinginan Pak Ketum benar-benar ingin memakmurkan rakyat,” katanya.

Susanto kemudian mantap untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Pati dari dapil IV (Kecamatan Gabus, Kecamatan Tambaromo, Kecamatan Kayen, dan Kecamatan Sukolilo). Meski berasal dari kalangan keturunan, namun ia tak lantas mengandalkan dukungan warga keturunan Tionghoa semata.

Susanto mengaku ia yang terbiasa hidup di lingkungan yang toleran sehingga merangkul banyak pihak. “Saya mencari dukungan dimulai dengan mencari kader dari teman-teman dulu di desa atau teman main voli. Saya keturunan dan saya sadar tak mungkin minta dukungan dari orang keturunan saja. Saya tak mau membedakan satu dengan yang lain,” ia menambahkan.

Dengan memperoleh 2.987 suara, lelaki 56 tahun ini sukses merebut kursi DPRD Kabupaten Pati bersama empat kader NasDem yang lain. Susanto menjelaskan satu rekan dewan yang berasal dari PDIP juga merupakan warga keturunan.

Meski berasal dari kalangan keturunan, Susanto dan satu koleganya di dewan bertekad agar kehadiran mereka dapat berguna bagi masyarakat luas dan keberadaannya dapat dirasakan semua pihak.

Kini Susanto masuk di Komisi A yang membidangi pemerintahan dan hukum. Ia sering turun langsung ke lapangan melihat berbagai permasalahan di masyarakat. Ia juga tak henti-hentinya menyebarkan semangat toleransi.

Susanto mengatakan bertekad terus mengabdi untuk rakyat. Ia pun berharap NasDem dapat terus diperhitungkan dan makin berguna bagi masyarakat. Dalam Pileg 2024 makin berjaya dan berhasil meraih kursi pimpinan DPRD Kabupaten Pati.

“Di 2024 NasDem bisa ambil peran di pemilu untuk mewarnai sehingga lebih diperthitungkan dan banyak berguna bagi masyarakat,” harapnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top