JATENG.NASDEM.ID – Wakil Ketua Bidang Pariwisata dan Industri Kreatif DPW NasDem Jawa Tengah Dra Tri Wahyu Hapsari MM mendukung keputusan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengatur jumlah pengunjung tempat wisata di Jawa Tengah.
“Saya sangat setuju dengan larangan yang dikeluarkan oleh Gubernur Jateng. Jangan sampai ada penumpukan pengunjung wisata sehingga bisa mengantisipasi tejadinya penularan Covid-19,” kata Wahyu kepada JATENG.NASDEM.ID, Selasa (18/5).
Menanggapi ramainya berbagai tempat wisata di hari libur Idul Fitri 1442 H, Wahyu mengatakan tempat wisata di berbagai wilayah Jawa Tengah proaktif mengikuti peraturan dari pemerintah untuk membatasi pengunjung.
Wahyu menyampaikan bahwa di daerahnya, Kabupaten Demak, berbagai tempat wisata religi seperti masjid agung dan makam raja-raja Demak masih ditutup hingga kini.
“Berbagai tempat wisata di Demak juga masih tutup hingga saat ini. Saya dan keluarga juga di rumah saja nonton televisi dan baca koran,” kata Wahyu sambil terkekeh.
Tempat wisata yang kini sudah buka, Wahyu menambahkan, juga telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Saat ini secara umum berbagai destinasi wisata di Jateng sudah menyediakan tempat cuci tangan bagi pengunjung. Terutama di daerah saya di Demak, semuanya sudah disediakan. Positifnya wisatawan juga patuh dengan 3M,” ujarnya.
Meski demikian, ia menambakan, hal tersebut tak serta-merta membuat para kader NasDem untuk bebas berwisata. Ia mengimbau kader dan masyarakat luas untuk menahan diri dan melaksanakan protokol kesehatan.
Mantan kepala dinas perhubungan Kabupaten Demak ini berharap agar berbagai tempat wisata di Jawa Tengah mengetatkan protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19.
“Untuk tempat wisata jangan dilonggarkan prokesnya. Seandainya dibuka, prokes harus betul-betul dilakukan. Harus sesuai dengan imbauan Pak Gubernur. Peningkatan kasus Covid-19 di berbagai negara karena melonggarkan tampat wisata. Jangan sampai terjadi di Jawa Tengah dan Indonesia,” katanya mewanti-wanti.
Sesuai dengan arahan Ketua DPW NasDem Jawa Tengah Setyo Maharso, kader NasDem hendaknya menahan diri dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitar dengan tetap menjaga protokol kesehatan termasuk membatasi mobilitas.
