18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Linda Maharani Ajak Generasi Muda NasDem Tetap Getol Membaca di Era Digital

JATENG.NASDEM.ID – Hari Buku Nasional yang diperingati tiap 17 Mei meninggalkan ironi mengingat tingkat literasi masyarakat Indonesia yang masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari indeks aktivitas literasi dan membaca Indonesia berada pada angka 37,32 dari skala 0-100 yang dirilis pada April 2019 lalu.

Data lain yang menunjukkan rendahnya literasi masyarakat Indonesia adalah hasil penelitian Most Littered Nation in The World. Lembaga ini mencatat bahwa tingkat literasi Indonesia berada di urutan ke 60 dari 61 negara yang diteliti.

Mirisnya lagi, UNESCO meyebutkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,01 persen. Tentu hal ini menjadi kekhawatiran banyak pihak, termasuk Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan DPW NasDem Jateng Linda Maharani.

Linda menuturkan bahwa perlu kesadaran bersama untuk memupuk kebiasaan membaca. Menurutnya kebiasaan membaca ini bukan hanya tanggung jawab sekolah tetapi juga tanggung jawab keluarga.

“Para orang tua, mumpung masih di rumah menyemangati anak untuk terus belajar dan bertumbuh. Dicetuskan hari buku karena Pak Menteri (Nadiem Makarim) ingin meningkatkan minat baca. Hal ini sama dengan ayat yang diturunkan ke Rasulullah,” ujar Linda.

Untuk itu, di momentum hari Buku Nasional pada 2021 ini, Linda mengajak seluruh kader NasDem dan masyarakat secara umum untuk memupuk kesadaran membaca. Hal ini mengingat persaingan zaman yang akan terus berkembang.

“Semangat masyarakat untuk memperkaya diri di hari buku ini moga terus bertumbuh dan jangan lelah untuk belajar karena kita tak tahu persaingan zaman semakin keras,” kata ibu 41 tahun ini.

Menurutnya, ilmu pengetahuan dan teknologi yang kini makin pesat perkembangannya, perlu dibarengi dengan tingkat literasi yang tinggi. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk membangun peradaban serta memastikan siapa pun tak tertinggal dalam pembangunan.

Secara nasional, indeks minat baca di Jawa Tengah pada tahun 2020 berada di angka 61,88 persen yang masuk kategori sedang. Minat baca ini kemudian dibarengi dengan indeks pembangunan perpustakaan yang berada di angka 55,74 persen.

Linda tidak menyangkal jika ada anggapan bahwa media sosial kini telah menggeser budaya baca, terutama pada generasi milenial. Untuk itu, ia mengatakan bahwa menumbuhkan minat baca masyarakat menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama.

“Ini menjadi PR di tengah maraknya berbagai media sosial. Mungkin kita menyesuaikan dengan era sekarang dengan buku digital. Kita harus fleksibel dengan membaca diselipkan menjadi tugas yang menyenangkan,” katanya.

Ia mengakui, saat ini buku elektronik atau e-book kian marak dan diminati. Hal ini menjadi bukti bahwa perkembangan zaman juga mengubah cara konvensional membaca buku dengan bantuan teknologi.

Kepada kader Partai NasDem, ia berpesan bahwa kesadaran membaca di kalangan generasi muda harus terus dipupuk. Selain itu, ia mendorong agar generasi muda Partai NasDem bersedia belajar dari apa saja dalam kehidupan sehari-hari.

“Pengetahuan memang sumbernya dari buku, tapi banyak ilmu yang bisa kita ambil tidak dari buku. Semua menjadi kitab kita untuk belajar untuk membuat diri lebih baik,” ujarnya memberi pesan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top