JATENG.NASDEM.ID – Wakil ketua MPR Lestari Moerdijat meminta pemerintah untuk mengantisipasi peningkatan risiko penyebaran Covod-19 di berbagai wilayah. Hal ini menyusul pelarangan mudik oleh pemerintah pada Lebaran tahun ini.
Dikutip dari Jawapos.com, Kapolri telah mengirimkan surat telegram bernomor STR/336/IV/PAM.3.2./2021 tertanggal 30 April 2021 yang memerintahkan agar aparat kepolisian mengawasi protokol kesehatan di tempat-tempat wisata selama libur Lebaran, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Langkah kepolisian ini menurut Politikus NasDem yang akrab disapa Mbak Rerie harus didukung untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia.
“Bila kebijakan pelarangan mudik berhasil, tentu yang harus menjadi perhatian berikutnya adalah pergerakan orang di setiap wilayah dan lokasi-lokasi wisata agar tidak terjadi kerumunan di area publik,” ujar Rerie, Selasa (11/5).
Rerie melanjutkan bahwa pengecualian aktivitas bepergian di Jabodetabek, kemudian kota-kota meliputi Bandung, Medan, Semarang, Jogjakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar, harus disertai penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Pengecualian terhadap ‘mudik lokal’ tersebut diterapkan selama peraturan larangan mudik pada 6-17 Mei 2022. Selanjutnya, yang juga harus menjadi perhatian utama adalah ramainya pusat perbelanjaan menjelang Idul Fitri.
Hal ini harus diantisipasi dengan baik dengan menerapkan 5M yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi.
“Para pemangku kepentingan di setiap wilayah juga diharapkan proaktif dalam melakukan langkah pencegahan agar tidak terjadi kerumunan di area publik,” anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem ini menekankan.
Rerie meminta pengaturan pergerakan masyarakat di daerah tersebut juga harus disosialisasikan dengan baik sehingga bisa dipahami dan dipatuhi oleh masyarakat.

