18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Lestari Moerdijat Minta Kebijakan Larangan Mudik Tak Bingungkan Masyarakat

JATENG.NASDEM.ID – Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menyoroti pentingnya perbaikan pola komunikasi terkait dengan kebijakan larangan mudik Idul Fitri 1442 H.

“Pada pelaksanaan kebijakan larangan mudik, para pemangku kepentingan harus segera memperbaiki pola komunikasi agar tidak membingungkan pelaksana di lapangan,” kata legislator dari Partai NasDem itu dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/5).

Saat penerapan kebijakan larangan mudik, Pemerintah Pusat sempat memperbolehkan pergerakan orang di wilayah Jabodetabek. Namun, di hari berikutnya Satgas Covid-19 menyatakan larangan mudik juga berlaku bagi warga di wilayah aglomerasi atau pemusatan kawasan tertentu seperti Jabodetabek.

Menurut Lestari Moerdijat yang akrab disapa Mbak Rerie, menyampaikan informasi yang berubah-berubah dalam rentang waktu singkat dapat menciptakan kebingungan di masyarakat.

Bukan hanya masyarakat yang akan cenderung mengabaikan suatu kebijakan yang membingungkan. Rerie mengatakan para pelaksana kebijakan di lapangan ikut kebingungan menyikapi informasi yang berubah-ubah.

Akibatnya, ia menambahkan, para pemangku kepentingan di daerah merespon kebijakan Pemerintah Pusat itu dengan beragam pula, sesuai dengan kemampuan setiap daerah.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mengatakan salah satu tahapan penting dalam pengendalian penyebaran Covid-19 adalah pelaksanaan kebijakan di lapangan.

Menurut Rerie adanya informasi kebijakan yang berubah-ubah membuat pelaksanaan pencegahan penyebaran Covid-19 di lapangan pun tidak maksimal.

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem itu berharap, para pemangku kepentingan mengkaji kebijakan yang akan diterapkan secara mendalam, sebelum diumumkan kepada publik.

Ia menekankan bahwa komunikasi kebijakan tersebut harus tegas, jelas, dan terarah sehingga implementasi kebijakan berjalan maksimal.

Selain itu, komunikasi publik juga seharusnya dua arah, sehingga kebijakan bisa dipahami, ditaati publik, dan bersifat mengikat.

Informasi kebijakan yang berubah-ubah, ujar wakil rakyat dari dapil Jawa Tengah II (Demak, Kudus, Jepara) itu, menimbulkan kesan tidak ada perencanaan yang matang dalam melahirkan kebijakan pengendalian Covid-19 di Tanah Air.

Padahal, ia menekankan, potensi pergerakan orang di masa jelang dan pasca-Lebaran tahun ini diperkirakan masih cukup tinggi.

Rerie mengutip hasil survei Kementerian Perhubungan yang menyimpulkan bahwa 18 juta orang atau sekitar 7 persen warga masyarakat akan tetap mudik meski ada kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 atau Idul Fitri 1442 H.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top