18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Sugeng Suparwoto: 11 Juni 2021, Capaian e-KTA Jateng Harus 175 Ribu

JATENG.NASDEM.ID – Ketua DPP NasDem Bidang Pemenangan Teritori Jawa III (Jateng dan DIY) Sugeng Suparwoto meminta sebelum Rakorwil 11 – 12 Juni 2021, capian e-KTA di Jateng sedikitnya harus sudah berjumlah 175 ribu.

‘’Saya berharap bisa lebih, mendekati angka 200 ribu lah, atau kurang lebih saparuh dari target yang telah ditetapkan oleh DPP,’’ ujarnya dalam berbagai kesempatan, saat melakukan persiapan safari konsolidasi di Jawa Tengah.

Menurut Sugeng, target nasional e-KTA untuk Jateng sebanyak 470.745, ‘’Saat ini posisi kita di 108.160, jadi baru sekitar 23 persen,’’ ujarnya menekankan.

Sugeng optimistis bahwa target e-KTA akan tercapai. ‘’Saya yakin target minggu ke dua Juni mencapai 40 sampai 50 persen bisa dicapai, karena jika kita lihat perkembangannya, terjadi tren naik sejak awal Maret,’’ katanya.

Berdasarkan catatan, per awal Maret 2021 capaian e-KTA Jateng berjumlah di sekitar angka 44 ribu, ‘’Awal Maret kita melakukan konsolidasi ke seluruh DPD se Jateng, alhamdullilah, terlihat hasilnya. Naik sekitar 125 persen dalam tempo dua bulanan,’’ kata Sugeng Suparwoto yang kini duduk sebagai Ketua Komisi VII DPR RI itu.

Menurut Sugeng, upaya untuk meningkatkan capaian e-KTA harus lebih digenjot sehingga target minggu kedua Juni yaitu 175 ribu dapat terealisasi. ‘’Saya menangkap, Kakak-Kakak di Jateng memiliki semangat yang luar biasa. Karena itu tinggal didorong saja,’’ ujar Sugeng memberi semangat.

Menurut Sugeng, untuk mencapai target e-KTA itu, bisa ditempuh dengan dua cara. ‘’Pertama melalui jalur struktur. Artinya, seluruh pengurus NasDem Jateng, baik itu di DPW, DPD, DPC hingga ranting harus dibuatkan e-KTA,’’ katanya.

Di Jateng terdapat 35 kabupaten, 537 kecamatan, dan 8.559 desa/kelurahan. ‘’Katakanlah di setiap kecamatan ada 8 pengurus, di setiap desa memilki 55 pengurus ranting, dan di kabupaten/kota ada 20 orang pengurus, maka jumlahnya sudah mencapai 475 ribu anggota ber e-KTA,’’ Sugeng yang merupakan mantan jurnalis itu memaparkan.

Sedangkan cara kedua adalah meminta semua anggota legislatif memiliki anggota langsung.

“Kakak Setyo Maharso telah mengeluarkan instruksi agar setiap anggota DPRD Kab/Kota memiliki anggota langsung sedikitnya 500 orang. Di jateng itu ada 79 anggota DPRD Kota/Kabupaten, jadi kita bisa berharap dari mereka dapat mengumpulkan sekitar 40 ribu e-KTA,’’ katanya.

‘’Kita juga mewajibkan lima anggota DPR RI dan tiga anggota DPRD Provinsi dari NasDem untuk mengumpulkan e-KTA, mereka juga diberi target yang lebih besar dibanding anggota DPRD Kota/Kabupaten,’’ ujarnya menambahakan.

Menurut sugeng, Kakak-kakak di Jateng yang duduk sebagai anggota legislatif memiliki kesadaran yang tinggi untuk memenuhi target capaian e-KTA. ‘’Ini juga sebenarnya memberikan keuntungan buat mereka. Dengan memiliki anggota ber e-KTA itu sama artinya sudah mempunyai tabungan suara untuk kepentingan Pileg 2024 mendatang,’’ katanya.

Sugeng tidak menampik adanya pemberlakuan kebijakan khusus bagi kader NasDem di legislatif yang tidak mampu memenuhi target. ‘’Tentu saja, kami diberi akses oleh aturan partai untuk memberikan tindakan kepada kader yang tidak menjalankan perintah organisasi,’’ ia mengingatkan.

Mantan Ketua DPW NasDem Jateng itu menekankan bahwa ia lebih mengutamakan pendampingan daripada pemberian sanksi. ‘’Kakak-Kakak di Jateng ini, hampir semuanya saya kenal. Banyak yang sudah berkiprah mulai awal pembentukan partai, bahkan ketika masih menjadi organisasi massa. Karena itu kurang elok kalau kita harus mengeluarkan sanksi, mari kita saling bahu-membahu saja,” ujarnya berharap.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top