Cilacap – Tim Pemengan Jawa III (Jawa Tengah dan DIY) melanjutkan safari konsolidasi di seluruh wilayah Jawa Tengah. Agenda yang dimulai pada mulai Kamis (22/4) tim ini dipimpin oleh Ketua DPP NasDem Teritorial Jawa III Sugeng Suparwoto.
Tim yang juga disebut Tim Task Force ini terdiri unsur DPP dan DPW ini akan turun di DPD Cilacap, kemudian bergerak ke DPD Banyumas, dan berakhir di Purbalingga hingga Sabtu (24/4) mendatang.
Menurut anggota tim pemenangan Jawa III yang juga wakil sekretaris jenderal bidang Bapilu, Jakfar Sidik, konsolidasi di DPD Cilacap ini merupakan putaran perjalanan ke lima.
‘’Sebelumnya kami sudah turun di Dapril DPR RI Jateng enam dan tujuh. Setelah itu kami menelusur Dapil IX dan X, mulai dari Brebes, Pemalang, Pekalongan, Tegal, Batang. Sedangkan awal Maret, kita bergerak di dapil IV dan V, mencakup Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Sukoharjo, Surakarta, Boyolali dan Klaten. Menjelang puasa Ramadhan, tim task force terjun di Dapil II, mulai dari Demak, Kudus dan Jepara,’’ ujarnya.
Sementara itu, Sunu Fajar Prasetyo, Ketua Bappilu NasDem Jateng, mengungkapkan bahwa dalam konsolidasi ini melibatkan seluruh unsur mulai dari DPP hingga DPW. Menurutnya, konsolidasi ini mengutamakan unsur dialog antara pengurus pusat, wilayah dan daerah.
‘’Jadi yang diutamakan bukan wejangan dari para pemimpin, tetapi justru para pengurus cabang yang diaktifkan untuk bicara. Peserta konsolidasi yang sebagian besara adalah ketua pengurus cabang dan organisasi sayap, didorong untuk menyampaikan pokok-pokok pikiran dan keprihatinan dari masing-masiang wilayah,” terang Sunu.
Sunu menambahkan, konsolidasi ini jauh dari suasana formal yang kaku. ‘’Kami sangat bersyukur, Ketua Tertorial Jawa III, Kakak Sugeng Suparwoto yang juga Ketua Komisi VII DP RI, memiliki pengalaman berpolitik yang matang, selain itu dia juga mampu membawa suasana konsolidasi , sehingga suasana pertemuan tidak ubahnya sebagaimana terjadi dalam pertemuan-pertemuan keluarga Jawa,’’ katanya.
Mantan aktivis mahasiswa yang kini mencurahkan hidupnya di politik itu juga menyebut peran Ketua DPW Jateng Setyo Maharso sangat menentukan dalam upaya mengkonsolidasi seluruh kekuatan NasDem Jateng menuju Pilleg 2024.
‘’Kakak Maharso sebagai figure pemimpin yang bijak, pandai ngemong dan taktis menjelma sebagai kekuatan yang selalu memberikan penguatan-penguatan, menunjukkan arah, kemana kami yang masih muda-muda ini untuk melangkah,’’ ujarnya.
Sementara itu Ketua DPD NasDem Kota Tegal, Bambang Mujiono menilai konsolidasi yang dilakukan tim DPP dan DPW itu memberikan dorongan dan pecutan bagi dirinya dan seluruh pengurus untuk terus bergerak.
‘’Kota Tegal sudah mendapatkan giliran konsolidasi. Kami sangat berterimakasih dengan kegiatan itu, karena mendapatkan penguatan dan dipacu untuk menginjak gas lebih dalam lagi dalam upaya melengkapi struktur organisasi dan capian e-KTA,’’ terang Mujiono.
Politisi yang juga seorang jurnalis itu menambahkan, kekuatan utama sebagai pengerak sebuah partai politik adalah kesadaran anggota untuk memperbaiki kondisi masyarakat.
‘’Jadi mereka-mereka yang berkumpul di sebuah partai politik itu, digerakkan oleh satu keinginan yang sama, yaitu memperbaiki keadaan masyarakat. Karena itu, tujuan yang sangat ideologis itu harus dijaga dan terus menerus dipupuk lewat komunikasi yang intens antara pengurus pusat, daerah, wilayah serta kader-kader biasa,” ungkapnya.
“Tanpa komunikasi yang berimbang, niscaya sebuah gerakan bisa berlangsung lama. Dan, konsolidasi yang dipimpin Kakak Sugeng Suparwoto itu adalah sarana untuk menciptakan komunikasi yang deleberatif,’’ tambah Mujiyono. (Nasdemjateng.id)

