18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

NasDem Sesalkan Tekanan Pemprov DKI ke Awak Media

Ketua Fraksi NasDem di DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menyayangkan sikap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mencoba ‘menekan’ awak media terkait bocornya informasi soal penutupan Alexis.

Bestari pun mengaku sangat menyayangkan disharmoni antara awak media dengan Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Anies Baswedan.

“Saya menyesalkan terjadinya disharmonisasi antara awak media dengan unit kerja Pemprov DKI terkait rencana penutupan Alexis itu,” kata Bestari melalui pesan singkat, Jumat (23/3).

Baca juga : Saya Akan Teriak Keras atas Nama NasDem untuk Negeri ini Lebih Baik

Menurutnya, di era keterbukaan seperti saat ini harusnya tak perlu lagi ada kerahasiaan dari pemerintah kepada media dan masyarakat luas. Media, kata dia, memiliki peran penting untuk menyebarkan informasi itu kepada publik.

“Ini kan era terbuka tidak perlu ada kerahasiaan, apalagi berakhir menimbulkan kehebohan,” katanya.

Jika secara administrasi kebijakan itu sudah memenuhi syarat, menurut dia publik dapat mengetahuinya.

“Syaratnya sudah lengkap untuk melakukan penutupan kegiatan usaha maka sepertinya harus juga diketahui publik,” kata dia.

Baca juga : Surya Paloh Ancam Pecat Anggota Dewan yang Permainkan Anggaran

Menurutnya, di era keterbukaan seperti saat ini harusnya tak perlu lagi ada kerahasiaan dari pemerintah kepada media dan masyarakat luas. Media, kata dia, memiliki peran penting untuk menyebarkan informasi itu kepada publik.

“Ini kan era terbuka tidak perlu ada kerahasiaan, apalagi berakhir menimbulkan kehebohan,” katanya.

Jika secara administrasi kebijakan itu sudah memenuhi syarat, menurut dia publik dapat mengetahuinya.

“Syaratnya sudah lengkap untuk melakukan penutupan kegiatan usaha maka sepertinya harus juga diketahui publik,” kata dia

“Saya bilang saya tidak mau diintimidasi, saya katakan ke dia, dengan dia meminta dan menghubungi berkali-kali itu adalah bentuk intimidasi. Kalau saya memberikan rekaman telepon ke dia [Naufal] itu menyalahi aturan jurnalistik,” kata seorang wartawan yang enggan disebut identitiasnya, di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (22/3).

 

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180323195843-20-285494/nasdem-sesalkan-tekanan-pemprov-dki-ke-awak-media

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top