Semarang – ‘’Apik iku,’’ ujar Ketua DPW NasDem Jateng Setyo Maharso sembari melemparkan pandangan ke sejumlah para Ketua DPD NasDem se Jateng yang sedang bercengkerama sembari menikmati hidangan buka puasa, (Selasa, 20/4). Sebelumnya para Ketua DPD dan koordinator wilayah (Korda) mengikuti rapat persiapan penyelenggaraan Rakorwil DPW NasDem Jateng, yang sedianya akan digelar pada pertengahan Juni 2021.
Rapat yang dipimpin Ketua DPW dan didampingi Sekretaris Wilayah DPW NasDem Jateng  Ali Mansyur itu berlangsung sejak pukul 16.00, hingga sepuluh menit sebelum beduk magrib berbunyi. Kendati membahas masalah yang membuat otak berputar, namun gaya kepemimpinan Setyo Maharso yang “nguwongko” dan “ngademi” itu membuat suasana tetap nyaman,
‘’Kakak-kakak selamat bagi yang sudah berhasil mengumpulkan e-KTA sesuai atau mendekati target. Ingat deadline adalah akhir Mei. Bagi yang capainnya masih minim, segera mencari pengikut ,’’ ujarnya sambil disambut senyum tipis para peserta.
Peserta yang sebagian adalah anggota DPRD Kabupaten/Kota, paham jika Ketua DPW sedang mengungkapkan harapan agar dilakukan percepatan dalam perolehan e-KTA. Namun, kata-kata yang dipilih untuk menyampaikan keinginannya itu, tidak dengan dengung, namun tetap terderngar sejuk.
‘’Kita itu harus nguwongke dan menjaga hati orang lain,’’ ujarnya dalam berbagai kesempatan.
Sikap nguwongke itulah yang juga dirasakan para peserta rapat. DPW menyiapkan tenda cukup besar di depan Kantor DPW, sebagai tempat buka bersama. Padahal jika mau, buka puasa bisa dilakukan di tempat rapat. “Biar teman-teman bisa merokok, dan santai,’’ kata seorang peserta. Padahal Ketua DPW tidak merokok, namun memperhatikan kepentingan orang yang merokok.  Sore itu nasi gandul, kudapan, kolak dan aneka hidangan lain telah tersaji, dan seluruh Ketua DPD menikmati suasana, kendati sebelumnya diingatkan tentang target-target yang harus dicapai.
Senda gurau dan sesekali saling meledek, terdengar di seluruh ruangan. Tidak ada yang tersinggung, karena mereka semua merasa satu keluarga.
‘’Suasananya adem, tidak ada yang merasa sudah lama di NasDem, atau memperlakukan pendatang baru dengan kurang ramah. Saya menemukan nilai-nilai kekeluargaan,’’ ujar Korda tujuh Jateng, Fauzi Bayu yag baru dua bulan bergabung dengan NasDem.
‘’Kita harus guyub, tidak ada yang merasa paling baik atau paling peran. Seluruh anggota adalah satu keluarga, satu tarikan nafas,’’ ujar Setyo Maharso.
Karena sikapnya itu, dia membiasakan diri untuk selalu bersama dengan pengurus lainnya jika akan berpergian ke luar kota.
‘’Kamis (22/4) kita akan ke Cilacap. Esok saya ke Megalang, tapi balik lagi ke Semarang, agar bisa satu mobil dengan teman-teman yang akan pergi ke sana,’’ ujarnya.
Apa salahnya, jika Setyo Maharso dari Magelang langsung ke cilacap, jarak tempuh lebih pendek jika harus balik ke Semarang. Tetapi itulah model kepemimpinan Ketua DPW NasDem Jateng, yang selalu nguwongke dan bersikap lembah manah. (nasdemjateng.id)
Laporan : Tutik DPD NasDem Magelang


