JATENG.NASDEM.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Tengah menggelar pagelaran wayang kulit dengan lakon Wisanggeni Krida di Alun-Alun Kebumen, Sabtu (2/11/2025) malam. Acara yang mengusung tema “Konsisten Membawa Arus Perubahan” ini menampilkan dua dalang ternama, Ki Amar Pradopo dari Surakarta dan Ki Eko Suwarno dari Kebumen.
Pagelaran budaya ini menjadi simbol semangat restorasi Partai NasDem untuk terus mengedepankan politik kebangsaan yang beradab dan berpihak pada rakyat. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus DPP, DPW, dan DPD NasDem se-Jawa Tengah, anggota DPR RI dari Partai NasDem, unsur Forkopimda Kabupaten Kebumen, serta perwakilan partai politik lain.
Politik Sebagai Jalan Kebaikan
Ketua Panitia sekaligus Ketua DPD NasDem Kebumen dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Reza Mardhika, dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan restorasi yang diusung NasDem berangkat dari keyakinan bahwa politik bukan semata-mata alat untuk merebut kekuasaan, melainkan jalan untuk menebarkan kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Kami percaya bahwa NasDem bukan hanya berdiri sebagai partai yang hadir lima tahun sekali dalam kontestasi politik, tetapi berdiri untuk membuktikan bahwa dalam politik masih ada hati nurani dan akal sehat,” ujar Reza Mardhika, Sabtu (01/11).
Reza juga menyoroti capaian Partai NasDem Kabupaten Kebumen pada Pemilu 2024 yang berhasil meraih peningkatan jumlah kursi DPRD dari 4 menjadi 8, menjadikannya peraih kursi terbanyak dari seluruh DPD NasDem di Jawa Tengah.
Ia menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh kader, dukungan DPW, DPP, serta masyarakat Kebumen.
“Ini bukan akhir perjuangan, justru awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus membawa semangat perubahan,” tambahnya.

Bupati Kebumen: Bukti Restorasi Nyata di Daerah
Bupati Kebumen sekaligus kader Partai NasDem, Hj. Lilis Nuryani, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena Kabupaten Kebumen menjadi tuan rumah peringatan HUT NasDem tahun ini. Ia menegaskan bahwa semangat restorasi yang diusung partai telah diwujudkan melalui berbagai kebijakan pro-rakyat di daerahnya.
“Kami terus berupaya mengentaskan kemiskinan melalui program yang berpihak pada desa dan rakyat kecil. Politik sejati adalah pengabdian, dan pengabdian yang tulus akan selalu melahirkan perubahan,” ujar Bupati Lilis.
Lilis juga menambahkan bahwa di bawah kepemimpinannya, Kebumen berhasil mencatat penurunan angka kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah dan Pulau Jawa, yakni sebesar 2,13 persen.
NasDem Tetap Konsisten di Jalan Restorasi
Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Jawa Tengah, yang diwakili oleh Sugeng Suparwoto (Anggota DPR RI Fraksi NasDem), menyampaikan salam dan pesan dari Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, kepada seluruh kader dan masyarakat Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Sugeng menegaskan bahwa sejak berdiri pada 11 November 2011, Partai NasDem selalu berkomitmen menjadi pelopor perubahan dengan gerakan restorasi.
“Restorasi adalah upaya memulihkan dan memperbaiki hal-hal yang menyimpang dengan berpijak pada jati diri bangsa, yaitu Pancasila. Politik bagi NasDem adalah ruang pengabdian untuk memperbaiki kehidupan berbangsa,” ujar Sugeng.
Sugeng juga menilai Kabupaten Kebumen kini menjadi contoh keberhasilan kader NasDem dalam menjalankan politik yang membumi dan berpihak kepada masyarakat.
Wayang Sebagai Simbol Perjuangan
Pagelaran wayang kulit dengan lakon Wisanggeni Krida dipilih karena mengandung pesan moral perjuangan melawan kebatilan dan penegakan kebenaran. Tokoh Wisanggeni digambarkan sebagai sosok yang jujur, kritis, dan berani menyuarakan kebenaran—nilai yang sejalan dengan semangat restorasi yang diusung NasDem.
Acara ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis tumpeng HUT ke-14 Partai NasDem. Suasana malam semakin semarak dengan kehadiran ribuan warga yang memadati area pertunjukan, menikmati pagelaran budaya yang sarat makna.
“Selamat ulang tahun ke-14 Partai NasDem. Terus berjuang, terus bergerak, dan terus menyalakan semangat restorasi untuk Indonesia yang lebih baik,” tutup Reza Mardhika.***

