18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Kak Frida Iriani Kunjungi Anak Berkebutuhan Khusus, Harap Kepedulian Pemerintah Kabupaten Rembang

JATENG.NASDEM.ID – Kak Frida Iriani, anggota DPRD Fraksi NasDem Kabupaten Rembang, mengunjungi anak berkebutuhan khusus yang mengalami kebutaan karena benturan di kepala. Kunjungan dilakukan usai Kak Frida memberi pengarahan tentang dana hibah di Desa Kedung, Kecamatan Pancur, Rembang, Rabu (20/10).

Legislator dari Dapil Lasem-Pancur itu, mengatakan pernah mendampingi pasien berkebutuhan khusus tersebut dan makin merasakan keprihatinan usai melihat kondisi atas sakit di matanya.

“Tadi saya ada acara pengarahan saya sempatkan mengunjungi pasien yang pernah saya dampingi dulu, saya melihatnya kasihan sekali anak sekecil itu seperti itu,” katanya.

Pasien yang bernama Dila itu, sejak kecil mengalami benturan di kepala. “Menurut cerita waktu kecil lari-lari ketatap pintu, terus jidadnya gosong, akhirnya mata sebelah ambles dan sebelahnya juga ambles, sampai kita bawa berobat di Rumah sakit Sultan Agung Semarang,” katanya menjelaskan.

Kondisi Dila yang sekarang mengalami kebutaan perlu mendapatkan bantuan dari semua pihak karena kondisi keluarga yang tergolong tidak mampu. Kak Frida mengatakan telah berusaha membantu, tetapi ia juga berharap ada perhatian dari pemerintah untuk meringankan beban orang tuanya saat berobat.

Menurut Kak Frida, sekarang seharusnya Dila sudah memasuki Sekolah Dasar SLB Kelas 2, tetapi terkendala jarak dan biaya sehingga sekarang tidak sekolah lagi. Kak Frida berharap semua pihak bisa memberi perhatian terutama pemerintah daerah agar bisa menyediakan asrama. (NJ28)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top