JATENG.NASDEM.ID – Pelaksanaan vaksinasi dosis kedua NasDem Peduli yang digelar DPW Garnita Malahayati Nasdem Jawa Tengah berjalan lancar dan sukses. Kegiatan melibatkan pengurus DPW dan DPD NasDem Grobogan dan DPD Garnita Malahayati Grobogan, dan para relawan.
Vaksinasi berlangsung di Klinik Pratama Sakinah di Kecamatan Tegowanu, Grobogan selama dua hari, Sabtu kemarin dan Minggu (17/10) ini.
Keberhasilan pelaksanaan vaksinasi berkat kekompakan Garnita dan keluarga besar NasDem serta bantuan relawan dan aparat gabungan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan aparat Polri dan TNI yang turut mengamankan jalannya vaksinasi sehingga berjalan lancar dan sesuai protokol kesehatan. Selain itu kami juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian tim medis dari puskesmas yang tulus melayani vaksinasi warga ini,” ujar Ketua DPW Garnita Malahayati Nasdem Jawa Tengah Kak Chairina Ulfah.
Kak Ulfah menambahkan bila kegiatan vaksinasi dosis kedua ini sudah disiapkan selama dua minggu lebih. Kegiatan ini sebagi komitmen NasDem melayani vaksinasi dosis kedua untuk para peserta yang sebelumnya menjalani vaksinasi tahap pertama satu bulan lalu.
Kak Ulfah menjelaskan adanya vaksinasi dosis kedua ini membuat para peserta yang pernah mengikuti vaksinasi dosis pertama tidak kecewa, dan tinggal datang membawa surat keterangan vaksinasi tahap pertama.
“Kami hadir langsung di lokasi untuk memantau langsung vaksinasi, dari hari pertama dan kedua ini, kami memastikan sebanyak 1000 peserta yang sudah menjalani vaksin pertama terlayani dengan baik,” ujar Kak Ulfah menekankan.
Kak Ulfa menambahkan bila untuk pelaksanaan vaksinasi tahap dua, warga cukup membawa surat sertifikat vaksinasi dosis pertama dan kami akan melayaninya dengan melibatkan tim medis dari Puskesmas Tegowanu. Usai vaksinansi peserta bisa beristirahat di lokasi yang disediakan sembari menunggu surat keterangan vaksinasi dosis kedua.
“Kita komitmen semua peserta vaksinasi dosis kedua terlayani dengan baik, dan ini bukti NasDem hadir di tengah warga untuk ikut membantu warga dan pemerintah dalam upaya vaksinasi,” ujar Kak Ulfa menjelaskan. (NJ24)

