JATENG.NASDEM.ID – Sahabat Lestari Kabupaten Demak kembali menyalurkan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada puluhan siswa di SDN Dempet 3, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Senin (5/10) pagi.
Beasiswa program pemerintah ini dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin/prioritas agar tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah.
Hadir dalam acara tersebut Koordinator Sahabat Lestari Demak Kak Ma’mun Charis serta Kak Siwa Pratomo. “Pagi ini Ibu Lestari Moerdijat lewat Sahabat Lestari Demak menyalurkan beasiswa PIP kepada 25 siswa di SDN Dempet 3,” kata Kak Ma’mun Charis.
Tak hanya menyasar siswa yang belajar melalui jalur formal yaitu SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA, tetapi juga untuk siswa yang menempuh pendidikan nonformal (Paket A hingga Paket C) serta kursus terstandar.
Besaran beasiswa yang diserahkan pada siswa SD ini sebesar Rp 450 ribu per tahun. “Beasiswa sebesar Rp 450 ribu ini kami salurkan secara langsung tanpa potongan sedikitpun,” ujar Kak Charis.
Tak heran, para orang tua yang turut hadir dalam acara penyerahan tersebut turut senang dalam menerima bantuan yang dipergunakan untuk kebutuhan pendidikan anak tersebut.
“Para orang tua merasa senang menerima bantuan PIP yang bisa diakses lewat Bu Bu Lestari Moerdijat ini karena kami tidak melakukan pemotongan. Mereka berharap tiap tahun putra putri mereka bisa di usulkan lagi,”,” kata Kak Charis menambahkan.
Di Kabupaten Demak ada sekitar 210 sekolahan dari SD,SMP,SMA dan SMK dengan jumlah kurang lebih 8000 siswa yang menjadi sasaran dari program ini.
Tak hanya di Kabupaten Demak, beasiswa PIP hasil aspirasi Legislator dari Fraksi NasDem Kak Lestari Moerdijat ini juga disalurkan untuk ribuan siswa di Kabupaten Kudus dan Kabupaten Jepara.
Dengan pengawasan yang ketat, beasiswa ini dipastikan diberikan pada siswa-siswi dari keluarga prasejahtera secara tepat sasaran.
Kak Charis berharap, beasiswa ini bisa mendorong semangat belajar dan menunjang kebutuhan siswa-siswi penerimanya sehingga bisa meningkatkan taraf hidup keluarga sasaran.
“Harapan Kami kedepan, progam PIP bisa selalu kita akses, dan bisa selalu berkerjasama dengan sekolahan-sekolahan untuk memberikan usulan siswa yg layak mendapatkan,” pungkasnya.
Melalui program ini pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya.
PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.

