JATENG.NASDEM.ID – Pemerintah Kabupaten Jepara telah memulai pembelajaran tatap muka (PTM) awal pekan ini. PTM dilaksanakan mulai jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Jepara Nur Hidayat mengatakan pelaksanaan PTM harus dibarengi dengan pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, seperti memakai masker bagi seluruh warga sekolah.
“Kalau penerapan prokesnya bagus, ini bisa untuk memupuk menerapkan prokes pada anak sejak usia dini,” ujar Kak Nur Hidayat yang juga menjabat Ketua Komisi C DPRD Jepara, Rabu (25/8).
Selama pembelejaran daring, Kak Nur Hidayat melanjutkan, anak-anak sering kali abai menerapkan prokes, seperti memakai masker. Sering dijumpai terutama di desa-desa, anak-anak tampak leluasa bermain dengan teman-temannya tanpa menjaga jarak dan memakai masker.
“Tapi dengan dilaksaksanakannya PTM ini, dapat membiasakan anak-anak menerapkan prokes. Karena pada umumnya anak-anak lebih patuh dengan aturan sekolah dan guru,” Kak Nur Hidayat menambahkan.
Lebih lanjut, Kak Nur Hidayat menjelaskan, peran sekolahan dan guru dalam penerapan prokes menjadi hal yang mendasar. Sebab guru berperan sebagai cermin keteladanan bagi murid-muridnya.
“Semoga pandemi ini lekas selesai dan pendidikan bisa cepat kembali seperti dulu. Pendidikan anak-anak ini penting, sebab masa depan bangsa ini ada di tangan anak-anak saat ini,” kata Kak Nur Hidayat berharap.
Seperti diketahui, sejak Senin, 23 Agustus 2021, pemerintah Kabupaten Jepara telah memulai PTM. Aturan PTM dilaksanakan dengan menerapkan prokes, setiap siswa harus memakai masker selama di sekolah. Jumlah siswa yang masuk sekolah dibatasi hanya 50 persen, demikian pula durasi belajar pun lebih singkat. (NJ05)


