JATENG.NASDEM.ID – Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Kudus pada Rabu (25/8) hari ini mendapat sambutan antusias dari maayarakat. Dengan jumlah 1.000 vaksin, pelaksanaan vaksinasi ini dibagi di berbagai puskesmas dalam beberapa hari.
Koordinator Sahabat Lestari Kabupaten Kudus Kak Nurul Fauzi menyampaikan bahwa pihaknya telah mengatur alur vaksinasi sedemikian rupa sehingga tak menimbulkan kerumunan peserta. Saat meninjau vaksinadi di Puskesmas Ngemplak, Kak Fauzi menjelaskan tiap puskesmas diberi kuota vaksin yang berbeda-beda.
“Hari ini ada lima puskesmas. Kuotanya bervariasi dari mulai 100-150an karena lihat wilayahnya, ada kecamatan yang luas dan sedikit. Kita memang punya kuota 1.000, tapi jika dijadikan satu akan berkerumun, jika dipisah maka tak akan berkerumun, masyarakat juga akan lebih dekat,” ia menjelaskan.
Demi menyukseskan acara ini, DPD NasDem Kudus bekerja sama dengan Sahabat Lestari dan berbagai stakeholder di masing-masing kecamatan. Satu hal yang menjadi sorotan atas kegiatan ini adalah tingginya antusiasme masyarakat yang menginginkan mendapat vaksin Covid-19 itu.
“Permintaan memang sangat banyak sekali. Kita kasih kuota 1.000 tapi yang daftar 1.500-an lebih. Antusiasme masyarakat di kabupaten Kudus sangat luar biasa karena dari pihak perusahaan dan lain-lain butuh kartu vaksin,” ujarnya.
Untuk itu, seperti harapan masyarakat pada umumnya, Kak Fauzi berharap agar ada tambahan dosis vaksin bagi masyarakat Kudus. “Harapan kita dari DPD Kudus dan Sahabat Lestari untuk kuota kami masih kurang kalau 1.000 mungkin bisa ditambahkan,” usul Kak Fauzi.
Selebihnya, pihaknya menyampaikan rasa terima kasih kepada Kak Lestari Moerdijat atas segala perhatiannya hingga membantu Kudus bangkit dari zona merah pada beberapa waktu yang lalu.
“Kita mengucapkan terima kasih karena telah memperhatikan kami di Kabupaten Kudus dari zona merah kini jadi level 2. Terima kasih Ibu Lestari Moerdijat, semoga sehat selalu dan diberi kemudahan,” pungkasnya.


