JATENG.NASDEM.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Wonogiri menggelar penandatanganan pakta integritas untuk calon pengurus periode 2021-2026. Penandatanganan pakta integritas digelar di Sekretariat DPD Partai NasDem Kabupaten Wonogiri, di Bulusulur, Wonogiri.
Sekretaris DPD NasDem Wonogiri Tri Wahyudi mengatakan penandatanganan pakta integritas ini terbilang khusus. Lazimnya, di DPD daerah lain penandatanganan pakta integritas dilakukan setelah SK kepengurusan diterbitkan.
Kak TW, sapaan Tri Wahyudi, mengatakan acara telah dilaksanakan 10 Agustus 2021 lalu. Kak TW membeberkan alasannya kenapa didahului dengan penandatangan pakta integritas. “Karena kami ingin ada pernyataan komitmen dulu. Kemudian siap ber-Partai NasDem, jangan sampai setelah di dalam atau setelah menjadi pengurus ternyata ada suara-suara tidak enak didengar,” katanya, Jumat (13/8).
Di kesempatan itu, Kak TW juga mengucapkan selamat datang kepada calon pengurus baru NasDem Wonogiri. Dia berharap, para calon pengurus ini bisa harmonis dan bahu-membahu membesarkan partai.
“Ini adalah titik awal pernyataan sikap dan komitmen kita untuk bersama-sama bekerja sebagai pengurus dalam memperjuangkan cita-cita NasDem. Pengurus Partai NasDem Wonogiri harus mampu menjadi etalase partai dalam melakukan kegiatan kerja politik dan kerja sosial,” Kak TW menegaskan.
Lebih lanjut Kak TW mengatakan, “Insya Allah niat baik kita adalah membawa Wonogiri lebih baik lagi dibanding dengan apa yang kita rasakan saat ini. Mari bersama-sama kita mengurus partai, tidak sebaliknya partai yang mengurus pengurusnya.”
Penandatanganan pakta integritas yang digelar Selasa lalu itu, dimulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Penandatanganan pakta integritas disaksikan langsung sesepuh Partai NasDem Wonogiri Kakak Drs Sutikno. Sebanyak 22 calon pengurus hadir dan bertandatangan sedangkan dua calon berhalangan hadir karena sedang menjalani isolasi mandiri.
Sementara itu, Ketua DPD NasDem Wonogiri Drs Sunyoto, MHum, menegaskan pakta integritas dibutuhkan agar calon-calon pengurus mengetahui konsekuensinya. “Dengan menandatangani pakta integritas maka calon pengurus sudah mengetahui hak dan kewajiban. Jangan sampai di tengah jalan mundur karena kami ingin NasDem ke depan menjadi warna bagi demokrasi Wonogiri,” uajrnya.
Kak Sunyoto menjelaskan target satu fraksi di Pemilu Legislatif 2024 mendatang menjadi tugas berat. “Dari sekarang kosong kursi di DPRD Wonogiri menjadi minimal empat kursi atau satu fraksi. Namun kita maksimalkan lima dapil memiliki minimal satu anggota DPRD Wonogiri. Tugas berat akan menjadi ringan apabila dikerjakan bersama-sama mulai sekarang,” ujarnya optimistis. (NJ13)


