JATENG.NASDEM.ID – Ketua Garnita Malahayati Kabupaten Jepara Farah Elfirajun mengajak perempuan untuk berinovasi di tegah masa pandemi covid-19. Sebab perempuan diharapkan mampu jadi penyelamat ketahanan ekonomi keluarga di saat pandemi seperti sekarang.
“Perempuan harus mampu berdiri menjadi garda terdepan penyelamatan ketahanan ekonomi rumah tangga dengan berbagai aktivitas yang dilakukan, sebagai upaya afirmasi ekonomi yang berakibat pada ketahanan hidup domestik maupun publik,” ujar Farah, Selasa (3/8).
Sebagai garda perempuan Partai NasDem Farah mengajak seluruh elemen Garnita Malahayati untuk menjalani kehidupan dengan tenteram, mandiri, dan bahagia meski di tengah pandemi covid-19. Itu sebabnya, perempuan harus mampu jadi penyelamat ekonomi keluarga.
“Dan perlu disadari pula, bahwa perempuan, ibu, adalah sekolah bagi anak-anak dan keluarganya. Artinya menjadi telaga ilmu, kasih sayang, dan motivator bagi keluarga juga masyarakat sekitar,” kata Farah.
Sebagai ketua oranisasi perempuan sayap Partai NasDem, Farah hendak menjadikan Garnita Malahayati Kabupaten Jepara sebagai agen perubahan bagi kaum hawa. Di dalam kehidupan bermasyarakat, perempuan secara mandiri maupun lewat organisasi, dituntut memiliki kemampuan setara dengan kaum Adam. Bahkan, bisa melampaui apa yang tidak bisa dilakukan laki-laki.
“Harus bisa membuat perempuan mampu berperan dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, ekonomi, hukum, dan sosial. Bahkan banyak perempuan di dunia ini yang menjadi inspirasi termasuk dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19,” ujar Farah menegaskan.
Farah pun menunjukkan eksistensi Garnita Malahayati Partai NasDem di masyarakat melalui beragam jenis kegiatan sosial yang dihelat selama masa pandemi Covid-19. Kegiatan sosial itu seperti membagikan masker, donor darah, dan pembagian sembako. Organisasi perempuan Partai NasDem itu juga membagikan makanan siap saji kepada warga yang melaksanakan isolasi mandiri.
“Tidak hanya eksistensi semata, Garnita Malahayati NasDem harus mampu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam kondisi apapun sebagai bagian dari semangat ikut membangun daerah dan bangsa kita. Jadi perempuan lewat organisasi juga harus ambil peran,” Farah menandaskan. (NJ05)


