18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

DPC Bojong Harap PPKM Tak Diperpanjang di Tegal

JATENG.NASDEM.ID – Ketua DPC Bojong Marsono berharap PPKM Level 3 dan 4 yang berakhir Senin (2/8) ini tidak diperpanjang. Ia menyebutkan kawasan wisata Guci sudah layak kembali dibuka.

“Khusus di obyek wisata Guci sangat tidak efektif karena tentang Covid itu sendiri banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya faktor udara, karena udara di Guci masih fresh masih segar dan belum terdampak polusi udara virus tidak bisa berkembang di daerah kami, buktinya sampai sekarang aman-aman saja tentang penyakit Covid-19 ini,” katanya saat ditemui, Senin pagi.

Kak Marsono berharap pemerintah Kabupaten Tegal bijak dalam mengambil setiap keputusan. “Kita yang di sini sudah melakukan lockdown terlebih dahulu itu atas dasar surat keputusan Bupati Tegal, ditambah kegiatan PPKM se Jawa Bali ini jujur saja kami di sini sangat tergantung pada pemasukan obyek wisata kalau ditutup terus siapa yang mau nanggung semuanya,” Kak Marsono mengeluhkan.

Menurut Kak Marsono, obyek wisata yang ada di Kabupaten Tegal khususnya tetap dibuka dengan syarat bagi masyarakat Kabupaten Tegal saja yang dibuktikan dengan penunjukan KTP di gerbang masuk obyek wisata. Tentu saja tetap menerapkan protokol kesehatan, katanya. “Mungkin itu bisa jadi referensi atau evaluasi untuk mengambil keputusan tentang hari status PPKM yang berakhir hark ini. Jangan tutup terus menerus,” katanya menekankan.

Kak Marsono menambahkan, pihaknya sebenarnya setuju dan patuh apapun dengan kebijakan pemerintah pusat termasuk program PPKM. Namun, dampaknya terasa di masyarakat dari sisi pendapatan, terutama karena mengandalkan sektor wisata.

Diketahui, tren kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal sempat turun selama pelaksanaan PPKM Darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Namun setelah perpanjangan PPKM Level 4, kasus baru memgalami kenaikan. Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan, kasus harian memang sempat menurun pada 4 hari terakhir PPKM darurat Jawa dan Bali dengan rata-rata 65 kasus baru per hari.

Kemudian meningkat di masa perpanjangan atau PPKM level 4 selama lima hari setelahnya menjadi 84 kasus baru per hari. “Dari sisi epidemiologi, tren penurunan yang terjadi selama PPKM darurat dan PPKM level 4 di Kabupaten Tegal belum konsisten, masih terjadi fluktuasi,” katanya.

Umi menjelaskan positivity rate di Tegal masih tinggi di angka rata-rata 33,3 persen dalam sepuluh hari terakhir. Sehingga, selain mengintensifkan 3T (testing, tracing, dan treatment), upaya pengendalian penularan Covid-19 .

Perpanjangan PPKM level 4, katanya, mampu menekan tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di ruang isolasi rumah sakit dari 91 persen pada 3 Juli 2021 lalu menjadi 77 persen pada 25 Juli 2021.
Umi menambahkan, kendati PPKM level 4 diperpanjang hingga 2 Agustus, tetapi aktivitas warga masih dilonggarkan. Misal, pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen hingga pukul 15.00 WIB.

Padahal sebelumnya, hanya pasar tradisional yang diperbolehkan buka. Selain itu, warung makan seperti warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka sampai pukul 20.00 WIB dengan jumlah pengunjung makan di tempat maksimasl tiga orang dan waktu makan dibatasi maksimal 20 menit.

Sebelumnya, semua jenis tempat makan tidak diperkenankan melayani pembelian makan di tempat. Hanya restoran atau rumah makan dan kafe yang lokasinya dalam gedung tertutup seperti mal atau pusat perbelanjaan atau lokasi tersendiri.

Di luar itu yang masih dibatasi layanannya hanya untuk pesan antar atau dibungkus dibawa pulang, tidak untuk makan di tempat. (NJ27)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top