JATENG.NASDEM.ID – Penerapan PPKM darurat di Jawa-Bali memaksa masyarakat untuk membatasi berbagai kegiatan termasuk di bidang partai politik. Demikian juga yang dirasakan
DPD NasDem Kabupaten Blora yang sangat merasakan dampaknya dalam pembentukan struktur di tingkat DPC dan DPRt.
Fakta ini diungkapkan Wakil Ketua Bidang Hubungan Eksekutif Sakijan. Ia memgakui struktur partai NasDem di Blora masih tergolong kecil. “Kalau untuk saat ini NasDem di Blora rata-rata strukturnya masih kecil sekali. DPC paling anggotanya 3 orang. Di tingkat ranting malah belum ada sama sekali,” katanya.
Melihat kondisi ini, lelaki yang juga wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora ini bertekad untuk melakukan pembentukan struktur partai dari wilayah di sekitar tempat tinggalnya terlebih dahulu. “Saya mulai merintis, kemarin pembentukan ranting Kecamatan Todanan dulu. Sambil kita reses. Kemarin pikir saya setelah Lebaran, eh malah Covid kian meningkat. Makanya belum bisa karena harus mengumpulkan orang,” ujarnya.
Menurutnya pembentukan DPRt ini harus segera dilaksanakan agar mempermudah akses dan suksesi berbagai agenda partai di tingkat desa. Berdasarkan pengalamannya, pada Pileg 2019 lalu, ia kesulitan mencari saksi di empat desa yang terdapat di Kecamatan Todanan.
Hal itu dikarenakan NasDem belum memiliki struktur di desa tersebut. ”Wilayah kami di kecamatan Todanan ada berapa desa kita nggak bisa masuk, bahkan mencari saksi saja susah. Di Todanan masih ada 4 desa yang belum punya wakil,” katanya.
Untuk itu, saat ini ia bertekad untuk memperkenalkan serta mengajak masyarakat agar bergabung dengan NasDem. Syukur-syukur mau untuk menjadi calon yang nantinya akan mewakili Partai NasDem di Pileg 2024 mendatang
Ia tak memungkiri, pengkaderan di Blora memang cukup sulit, hal ini juga mempengaruhi pada pencairan tokoh yang akan dicalonkan nantinya. Bahkan menurutnya para pengurus DPC juga belum tentu mau untuk dicalonkan menjadi caleg.
“Teman-teman di DPC mau jadi pengurus, tapi kalau nyalon belum tentu mau. Karena risiko nyalon ya finansial. Kalau nggak ada ya nggak jalan,” katanya terus terang menggambarkan kondisi lapangan.
Saat ini, ia menambahkan, ia berkeliling untuk mencari tokoh yang akan dicalonkan. Sayangnya tokoh-tokoh yang menurutnya potensial sudah terlebih dulu dipinang dan dibina oleh partai lain.
Namun, ia menegaskan bersama ketua DPD NasDem Blora tak akan pernah berhenti untuk terus mencari calon potensial.

