18Tube.tv is a free hosting service for porn videos. You can create your verified user account to upload porn videos to our website in several different formats. 18tube Every porn video you upload will be processed in up to 5 working days. You can also use our embed code to share our porn videos on other websites. On 18Tube.tv you’ll also find exclusive porn productions shot by ourselves. Surf around each of our categorized sex sections and choose your favorite one: amateur porn videos, anal, big ass, blonde, brunette, etc. You will also find gay and transsexual porn videos in their corresponding sections on our website. Watching porn videos is completely free!

Mantan Walikota Pekalongan Bersahaja dr Basyir Ahmad Tutup Usia

JATENG.NASDEM.ID – Kabar duka kembali datang, mantan Walikota Pekalongan dr Basyir Ahmad Syawie, meninggal dunia, Selasa (13/7) subuh. Dokter dan politisi bersahaja itu meninggalkan banyak kenangan bagi warga Pekalongan.

Almarhum selain dikenal berjasa membangun pondasi pemerintah Pekalongan juga dikenal sebagai seorang dokter dermawan yang selalu memberikan pengobatan gratis bagi warga kurang mampu.

Kepulangan mantan Walikota Pekalongan dua periode (2005-2015) dr Basyir cukup mengejutkan warga Pekalongan karena selama ini almarhum masih aktif membuka praktek di kediaman pribadinya di Jalan KH Agus Salim no 67, Kota Pekalongan.

Sebelum menjabat Walikota Pekalongan, suami Balgis Dieb (Mantan Ketua DPRD Kota Pekalongan dan Mantan Calon Wali Kota Pekalongan 2020) dikenal sebagai dokter yang mumpuni dengan jumlah pasien ratusan orang setiap harinya hingga dipercaya sebagai direktur di sebuah rumah sakit di Pekalongan.

Bahkan dr Basyir Ahmad dikenal cukup bersahaja dalam kehidupan sehari-hari. Ia lebih sering menggunakan sepeda tua untuk bepergian di dalam kota. Sosok dr Basyir dikenal sebagai politikus Partai Golkar hingga terpilih menjadi anggota dewan dan menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Pekalongan.

Setelah terpilih dan menjabat sebagai Walikota Pekalongan, Basyir Ahmad tidak lantas menghentikan kegiatan profesi dan keahliannya,  setiap selesai salat subuh dan setelah magrib di sela-sela kesibukan sehari-hari sebagai orang nomor satu di Pekalongan tetap membuka praktek dokter.

“Saya tetap buka praktek meskipun saat sudah menjadi Walikota Pekalongan, selain panggilan profesi juga ingin menghibahkan kemampuan untuk menolong warga dan sekaligus dapat menyerap aspirasi rakyat,“ kata Basyir Ahmad ketika disambangi tempat praktek beberapa bulan lalu.

Sebagai dokter yang lahir di Pekalongan pada 24 Juli 1953, Basyir Ahmad pernah mengatakan tetap akan menjalani profesi dokter hingga sudah tidak mampu lagi untuk praktek. Mengenai profesi dokter, ia mengatakan sebenarnya bukan cita-cita awal. “Saya menjadi dokter karena permintaan ibu, apapun permintaan ibu akan saya patuhi karena disitu ada doa,” imbuhnya.

Kini dokter bersahaja dan selalu menggratiskan pengobatan kepada warga kurang mampu itu telah tiada, namun karya nyata membangun pondasi pemerintah Kota Pekalongan dan berbagai kegiatan sosial serta peran politiknya masih tetap dikenang warga Pekalongan.

“Kita kehilangan tokoh, pemimpin dan dokter yang luar biasa pengabdiannya untuk Kota Pekalongan,” kata Ketua DPD Partai NasDem Kota Pekalongan Sony Hikhmalul.

Almarhum Basyir Ahmad, demikian Sony menceritakan, sebagai pemimpin di Pekalongan selalu melahirkan terobosan untuk kemajuan daerah ini,  sebagai politisi selalu bersikap santun dan menghargai tokoh partai manapun dan mengayomi warganya,  bahkan sebagai dokter jiwa sosial tumbuh dengan banyak membantu warga tanpa memungut imbalan apapun. “Pasien tidak mampu berobat, pulangnya malah diberi sangu dan sembako,“ katanya.

Cuaca Kota Pekalongan Pekalongan cukup cerah, tetapi terasa redup ketika jenazah dr Basyir Ahmad Syawie dibawa dari RSUD Bendan. Jenazah almarhum kemudian diturunkan dari mobil ambulans untuk di makamkan sesuai SOP Covid–19 di pemakaman umum Sepuro,  Kota Pekalongan siang ini. (NJ11)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top