JATENG.NASDEM.ID – Ketua DPW Garda Pemuda NasDem Jateng Dandan Febri Herdiana, SE. MM, mengajak seluruh kader NasDem Jawa Tengah serta Garda Pemuda NasDem Jateng mengheningkan cipta selama satu menit, pada Sabtu (10/7) ini, pukul 10.07 WIB. Kegiatan ini untuk mendoakan para nakes, relawan, masyarakat, dan semua yang telah wafat utamanya karena Covid -19.
Ajakan tersebut selaras dengan surat edaran Pemerintah Provinsi Jateng tentang Gerakan Hening Cipta dan Doa Bersama Nasional yang ditandatangani Sekprov Prasetyo Aribowo, tertanggal 9 Juli 2021.
Menurut Kakak Dandan yang juga Ketua DPD NasDem Salatiga, saat ini puluhan ribu masyarakat Indonesia meninggal karena pandemi Covid-19, mereka berasal dari masyarakat biasa, tenaga kesehatan, tokoh-tokoh agama, bahkan juga sejumlah Kakak-kakak pengurus NasDem juga ada yang wafat karena terpapar virus Corona.
Hingga Jumat (9/10), berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid–19, warga yang wafat karena Covid mencapai 62 ribu orang dari 2,38 juta kasus pandemi Covid–19.
‘’Sempatkanlah nanti selama satu menit, pada pukul 10.07 WIB, untuk tundukkan kepala guna mengheningkan cipta, Sudahi dulu aktivitas, naikkan doa terbaik untuk para jiwa yang telah mendahului kita karena Covid ini,’’ ujarnya dalam keterangan tertulis pagi ini.
Menurut dia, mengheningkan cipta dapat dilakukan sambil berdiam diri di tempat masing-masing, berdoa dan mengenang mereka yang telah gugur. ‘’Mengheningkan cipta juga sebagai bentuk untuk memberikan hormat kepada yang telah berpulang,’’ ujarnya.
Selain itu, kata dia, mengheningkan cipta sekaligus bisa memberikan kekuatan batin kepada kita untuk terus berpasrah kepada yang mempunyai kehidupan dan kian mengkukuhkan semangat untuk selalu mematuhi prosedur kesehatan dalam menjalani kehidupan.
‘’Kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kekuatan solidaritas bersama untuk bersinergi dan gotong royong dalam menghadapi pandemi, tanpa memandang adanya sekat-sekat baik agama, suku maupun antar golongan. Menghadapi pandemi ini, kita disatukan dalam semangat satu kebangsaan,’’ katanya.
Ia menambahkan, hening cipat ini juga sekaligus bisa memberikan kesadaran tentang makin tingginya nikmat kesehatan sehingga harus dijaga dengan baik. ‘’Rahmat kesehatan adalah sebuah anugerah yang tiada taranya, karena itu harus kita jaga baik secara komunal, maupun diri kita pribadi masing-masing,’’ katanya mengingatkan.


