jATENG.NASDEM.ID – Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meredam penyebaran dan penularan virus Corona Covid-19. Diantaranya mengatur tempat ibadah selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Selama PPKM Darurat salat Jumat di masjid ditiadakan diganti salat Zuhur di rumah.
Usaha serupa juga dilakukan relawan Sahabat Lestari. Untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 di tempat ibadah, relawan Sahabat Lestari melakukan penyemprotan disinfektan di masjid.
Relawan Sahabat Lestari Abdul Kayi Mukidin mengatakan di masa pandemi covid-19 hampir tiap hari bersama relawan lainnya melakukan penyemprotan disinfektan. Penyemprotan dilaksanakan di berbagai pelosok Bumi Kartini. Tidak hanya rumah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, tapi juga tempat ibadah seperti masjid.
“Yang disemprot utamanya memang rumah warga yang positif, kemudian lingkungan tempat tinggal warga yang positif. Kaya masjid, angkringan, dan rumah-rumah sekitar,” ujar Kayi, Jumat (9/7).
Seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Ukir, permintaan penyemprotan dari masyarakat juga meningkat. Dalam sehari relawan Sahabat Lestari harus melakukan penyemprotan di sejumlah rumah.
“Kalau ada permintaan (penyemprotan) yang bareng-bareng, kami bagi tim. Terus teknis penyemprotannya, nanti dibantu relawan setempat,” kata Kayi.
Dijelaskan Kayi, sebelum relawan Sahabat Lestari diterjunkan untuk melakukan penyemprotan, telah diberi pembekalan pelatihan. Pelatihan diberikan sebanyak dua kali. Itu sebabnya, Kayi mengaku tak khawatir terpapar virus Covid-19.
“Dulu dibekali pelatihan. Terus setiap hari rutin minum vitamin. Asal mengikuti prosedur yang benar, insyaallah aman,” ujar Kayi.
Seperti diketahui, Sahabat Lestari, merupakan relawan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Selain membantu pemerintah menanggulangi Covid-19 degan melakukan penyemprotan disinfektan, relawan juga memberikan bantuan kepada warga seperti masker, vitamin, obat-obatan, dan paket sembako. (NJ05)


