JATENG.NASDEM.ID – Selain digadang-gadang akan memberikan kemanfaatan untuk pengembangan partai, rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) NasDem Jawa Tengah juga bisa memberikan sumbangsih secara nyata dalam mengatasi kondisi masyarakat yang sedang menghadapi amukan virus Corona.
Demikian saripati dari pendapat sejumlah tokoh dengan ditundanya Rakorwil NasDem Jateng. Semula ajang rakorwil akan digelar pada 11 – 12 Juni 2021 tetapi diundur karena sejumlah daerah di Jateng masuk dalam zona merah Covid-19. Berdasarkan keputusan pengurus pusat, kegiatan partai tersebut baru akan digelar pada 21–22 Agustus 2021.
Terkait dengan putusan pengurus pusat itu, Ketua DPW NasDem Jateng Setyo Maharso langsung menggelar rapat online dengan panitia rakorwill dan jajaran pengurus lainnya. ‘’Rapat ini selain untuk menyampaikan putusan penyelenggaraan kembali rakorwil, sekaligus juga untuk menghidupkan mesin partai dan panitia agar mulai bersiap-siap menyongsong gelaran acara tersebut,’’ ujarya.
Ketua Panitia Rakorwil NasDem Jateng Ronny menjelaskan bahwa panitia senantiasa siap jika sewaktu-waktu rencana rakorwil itu dihidupkan kembali. ‘’Pada dasarnya seluruh kegiatan terkait dengan Rakorwil NasDem Jateng telah kami siapkan, hanya kami memang perlu segera memberitahu utamanya pihak hotel terkait dengan ketersediaan ruangan dan kamar. Sedangkan untuk urusan yang terkait teknis, saya kira tidak ada masalah. Mudah-mudahan saja, pada Agustus nanti kondisi Jateng sudah kondusif,’’ katanya.
Tentang penyelenggaraan rakorwil pada 21 Agustus itu, anggota DPR RI Dapil II Jateng Lestari Mordijat atau sering disapa Mbak Rerie mengatakan perlunya diadakan kegiatan yang secara langsung memberikan kemanfaatan kepada publik.
‘’Ini agar kehadiran kita, sebagai bagian dari bangsa ini bisa dirasakan ada manfaatnya bagi masyarakat Jateng, yang saat ini sedang berjuang menghadapi Covid-19,’’ ujarnya dalam arahan pada tim kerja untuk NasDem Jateng, Rabu (30/6).
Menurut Mbak Rerie kegiatan yang bersifat eksternal itu sebagai bentuk bela rasa dan empati NasDem kepada masyarakat Jateng. ‘’Tentu saja kami berfikir tentang apa yang bisa kita lakukan untuk membantu masyarakat Jateng, khususnya Semarang saat ini. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah pemberian vaksin Covid–19,’’ ujarnya.
Terhadap masukan tersebut, Ketua DPW NasDem Setyo Maharso menyatakan kesediaannya untuk melaksanakannya dan segera meminta panitia untuk merancang kegiatan tersebut. ‘’Pada prinsipnya kami siap untuk mengadakan program pemberian vaksin Covid–19 sebagai bagian dari kegiatan Rokorwil NasDem Jateng,’’ ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan pemberian vaksin tersebut terkait juga dengan tenaga kesehatan baik dokter maupun tenaga medis lain yang akan mengurusi tentang aspek kesehatan dan penyuntikan, selain itu juga tenaga non medis untuk melancarkan kegiatan yang bersifat administrasi, kepersetaan, dan prosedur pelaksanaannya.
Sementara itu, sejumlah pihak mengharapkan kegiatan pemberian vaksin tersebut bisa fokus kepada usia produktif dan anak-anak usia sekolah menengah dan mahasiswa.
‘’Mudah-mudahan lapisan golongan itu, yaitu mahasiswa dan anak-anak sekolah juga mendapatkan fokus perhatian. Sebab dalam perkembangan terakhir, pada usia-usia tersebut banyak yang terpapar Covid-19,’’ ujar Rochadi warga yang tinggal di Jalan Pandanaran, Semarang.


